Pemerintah Diminta Impor Beras untuk Mencukupi Stok

- Jurnalis

Jumat, 18 November 2022 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketum Koperasi Pasar Induk Cipinang Zulkifli Rasyid meminta pemerintah segera melakukan impor beras

Ketum Koperasi Pasar Induk Cipinang Zulkifli Rasyid meminta pemerintah segera melakukan impor beras

WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Ketua Umum (Ketum) Koperasi Pasar Induk Cipinang Zulkifli Rasyid meminta pemerintah segera melakukan impor beras. Impor dilakukan karena beras cadangan pemerintah masih kurang untuk stok akhir tahun.

Stok beras di Pasar Induk Cipinang bahkan diperkirakannya akan kurang hingga Februari 2023.

Baca Juga:  Skandal Razia Liar Dishub Palembang: 19 Oknum Petugas Terancam Sanksi Berat

“Kita mengkhawatirkan Desember, Januari hingga Februari 2023 kita kekurangan stok beras,” kata Zulkifli.

Bahkan, katanya, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) telah mengakui kesulitan melakukan pengadaan beras untuk cadangan pemerintah.

“Bapak Budi Wasesso juga mengatakan bahwa ada kekurangan stok untuk menghadapi Januari dan Februari 2023,” ujarnya.

Baca Juga:  Ribuan Jamaah Salat Iduladha Padati Islamic Center, Wali Kota Prabumulih Serahkan Hewan Kurban

Ia meminta pemerintah melakukan impor beras untuk kebutuhan tiga bulan akan datang. “Perlunya lebih kurang 200 ribu, sampai 300 ribu ton untuk tiga bulan ini,” ucapnya.

Berita Terkait

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎
ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat
Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan
AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK
SCW Soroti Kejanggalan Kondisi Prima Salam, Desak BNN Periksa Menyeluruh
Gaya Bicara Prima Salam Viral di Medsos, ini Ujar Ratu Dewa, Panglima RDPS: PS Jalani Pemeriksaan DSA
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
SPH Lain Terbit di Lahan 15.000 Meter Persegi Milik Indrawansyah, Kades Ulak Pandan Lahat Digugat ke PTUN Palembang
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:29 WIB

ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:02 WIB

Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:55 WIB

AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:11 WIB

SCW Soroti Kejanggalan Kondisi Prima Salam, Desak BNN Periksa Menyeluruh

Berita Terbaru

Polres OKU Timur menggelar Sidang Isbat Nikah Massal dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 Polres OKU Timur. Nikah massal ini diikuti sebanyak 80 pasangan 

Headlines

Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan

Rabu, 10 Jun 2026 - 17:02 WIB