WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Tak berselang lama, pelaku kekerasan dalam rumah tangga [KDRT] yang sempat viral di media sosial [Medsos] diciduk Polisi.
Pelaku berinisial Z [40] warga di Kecamatan Sungsang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu [26/1/2022].
“Menindaklanjuti video viral di media sosial [Instagram] akun Palembang terciduk tentang penganiayaan di Desa Marga Sungsang Kecamatan Banyuasin II, Kapolsek beserta Kanit Reskrim dan anggota Polsek Sungsang mencari langsung alamat tempat terjadinya kejadian perkara,” kata Kapolres Banyuasin AKBP Imam Safi’i melalui Kasatreskrim Polres Banyuasin, AKP Ikang Ade Putra, Rabu [26/1].
Tidak lama kemudian, Opsnal Polsek Sungsang mendapatkan informasi kejadian tersebut di Desa Marga Sungsang Lorong Majidi Kecamatan Banyuasin II.
Setelah mendatangi Tempat Kejadian Perkara, AKP Ikang menjelaskan, didapatkan bahwa pelaku dalam video viral tersebut adalah seorang ayah yang marah kepada anak dikarenakan setiap disuruh orang tuanya selalu membantah dan membangkang perintah orang tuanya itu, sehingga memicu emosi orang tua dan terjadilah pemukulan terhadap anaknya.
“Pada saat itu, ada tetangga yang merekam kejadian tersebut dan diupload ke media sosial seolah telah terjadi penganiayaan di desa Marga Sungsang,” ungkapnya.
Dikatakannya, para pelaku video viral tersebut diamankan di Polsek Sungsang untuk diambil keterangan dan mencegah kejadian tersebut terulang lagi para pelaku video viral membuat surat pernyataan bahwa tidak akan mengulangi lagi kejadian tersebut.
Hadir perangkat desa, tokoh masyarakat setempat untuk menyaksikan penandatanganan surat pernyataan.
“Jika ada informasi dari masyarakat langsung kita respon untuk keamanan di wilayah hukum Polres Banyuasin,” tandasnya.
Laporan Desi OY | Editor Abror Vandozer


![Tak berselang lama, pelaku kekerasan dalam rumah tangga [KDRT] yang sempat viral di media sosial [Medsos] diciduk Polisi.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220126-WA0038-800x600.jpg)
![Koalisi Pers Sumsel saat menemui Komisioner Komisi Kepolisian Nasional [Kompolnas], Dr Supardi Hamid, di Mapolda Sumsel, Senin 19 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261019-WA0011-225x129.jpg)

![ratusan massa Masyarakat Cinde Bersatu [MCB] menggelar aksi demonstrasi di Kantor Badan Pertanahan Nasional [BPN] Kota Palembang untuk mempertanyakan legalitas lahan yang digunakan sebagai dasar penutupan jalan pada Senin 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/Pertanahan-Nasional-BPN-Kota-Palembang-untuk-mempertanyakan-legalitas-lahan-yang-digunakan-sebagai-dasar-penutupan-jalan-pada-Senin-20-Oktober-2026-225x129.jpg)
![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-225x129.jpg)


![Koalisi Pers Sumsel saat menemui Komisioner Komisi Kepolisian Nasional [Kompolnas], Dr Supardi Hamid, di Mapolda Sumsel, Senin 19 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261019-WA0011-129x85.jpg)

![ratusan massa Masyarakat Cinde Bersatu [MCB] menggelar aksi demonstrasi di Kantor Badan Pertanahan Nasional [BPN] Kota Palembang untuk mempertanyakan legalitas lahan yang digunakan sebagai dasar penutupan jalan pada Senin 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/Pertanahan-Nasional-BPN-Kota-Palembang-untuk-mempertanyakan-legalitas-lahan-yang-digunakan-sebagai-dasar-penutupan-jalan-pada-Senin-20-Oktober-2026-129x85.jpg)
![Anggota Badan Anggaran [Banggar] DPRD Palembang, Andreas Okdi Priantoro. [AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261018-WA0004-129x85.jpg)




![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

