Pasien Corona di OKI Bertambah, Gugus Tugas Imbau Masyarakat Tunda Dulu Perjalanan Jauh

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2020 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasien Corona di OKI Bertambah, Gugus Tugas Imbau Masyarakat Tunda Dulu Perjalanan Jauh

Pasien Corona di OKI Bertambah, Gugus Tugas Imbau Masyarakat Tunda Dulu Perjalanan Jauh

WIDEAZONE.COM, OKI — Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten OKI mendapati satu lagi kasus positif Corona. Seorang warga OKI dinyatakan positif setelah spesimennya diperiksa di laboratorium kesehatan di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

“Berdasarkan hasil lab dari Balitbangkes Palembang yang kami terima pada tanggal 1 April satu Pasien dalam Pengawasan (PDP) dinyatakan positif,” ujar Juru bicara COVID-19 OKI, Iwan Setiawan, Kamis, (1/3).

Pasien perempuan berusia 20 tahun itu memiliki riwayat perjalanan dari Solo dan Semarang dan dalam perjalanan pulang ke Palembang sudah merasakan tidak enak badan.

Baca Juga:  Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

“Pasien dengan inisial T merupakan warga Tulung Selapan Ogan Komering Ilir. Sudah melakukan isolasi mandiri sepulang dari perjalanan dan pada tanggal 29 Maret memeriksakan diri di RSMH secara mandiri” jelas Iwan.

Iwan menjelaskan dari hasil wawancara pasien 07 mengeluhkan demam 38 derajat, batuk, dan sesak napas setelah pulang dari perjalanan.

“Saat ini pasien menjalani isolasi dan perawatan di RSMH, dengan demikian kasus positif Corona di OKI sudah 2 kasus,” jelasnya.

Baca Juga:  PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla--ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎

Dengan bertambahnya kasus ini Pemkab OKI mengimbau kepada masyarakat untuk menunda terlebih dahulu perjalanan jauh, mengingat kasus corona di OKI merupakan import dari daerah lain.

“Jangan pergi dulu apalagi keluar daerah, tetap menghindari keramaian dan tetap menerapkan pola hidup bersih,” imbaunya.

Gugus tugas juga melakukan tracking kepada keluarga dan lingkungan pasien.

Laporan Ril/Ukik

Berita Terkait

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel
Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

Selasa, 29 September 2026 - 20:27 WIB

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Berita Terbaru