OKU Timur Raih Adipura ke-8, Bupati Lanosin: Terimakasih Pahlawan Kebersihan

Arak-arakan Piala Adipura yaitu dimulai dari Lapangan Taman Tani Merdeka Martapura, kemudian melintasi Jalan Tugu Tani Pasar Martapura dan Tugu Pengantin Komering, lalu memasuki kawasan Pemkab OKU Timur dan berakhir di Balai Rakyat Setda OKU Timur.
Arak-arakan Piala Adipura yaitu dimulai dari Lapangan Taman Tani Merdeka Martapura, kemudian melintasi Jalan Tugu Tani Pasar Martapura dan Tugu Pengantin Komering, lalu memasuki kawasan Pemkab OKU Timur dan berakhir di Balai Rakyat Setda OKU Timur.

WIDEAZONE.com, OKUT | Keberhasilan Kabupaten OKU Timur [OKUT] meraih Piala Adipura yang ke 8, tak terlepas dari peran penting petugas kebersihan atau pasukan berbaju orange, yang senantiasa bekerja dengan sepenuh hati selama ini.

Mereka si pasukan orange yang tekun menjalankan tugas sebelum warga membuka mata pun pantas dianggap sebagai “Pahlawan”. Bekerja tak kenal lelah diterpa panas dan hujan dalam menyapu jalanan serta mengelola sampah, hingga memastikan kabupaten oku timur terlihat bersih dan rapi adalah tugas utama mereka.

banner 468x60

Arak-arakan Piala Adipura yaitu dimulai dari Lapangan Taman Tani Merdeka Martapura, kemudian melintasi Jalan Tugu Tani Pasar Martapura dan Tugu Pengantin Komering, lalu memasuki kawasan Pemkab OKU Timur dan berakhir di Balai Rakyat Setda OKU Timur.
Arak-arakan Piala Adipura yaitu dimulai dari Lapangan Taman Tani Merdeka Martapura, kemudian melintasi Jalan Tugu Tani Pasar Martapura dan Tugu Pengantin Komering, lalu memasuki kawasan Pemkab OKU Timur dan berakhir di Balai Rakyat Setda OKU Timur.

Seperti wanita bernama Kasiani, warga desa Bukit Sari salah seorang petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan [DLHK] OKUT terutama Kecamatan Martapura ini yang sudah mengabdi untuk menjaga kebersihan selama 18 tahun lamanya.

Kesehariannya yang berkutat dengan sampah mulai subuh hingga matahari menampakkan wujudnya demi memastikan setiap sudut kota martapura ini bersih dan rapi.

“Tidak percuma hujan-hujanan, panas-panasan, bangun pagi dan berkorban untuk kebersihan, ini kebahagiaan kami para pasukan orange dan tentunya kebanggaan warga kota Martapura,” ujarnya seraya menatap Piala Adipura.

Arak-arakan Piala Adipura yaitu dimulai dari Lapangan Taman Tani Merdeka Martapura, kemudian melintasi Jalan Tugu Tani Pasar Martapura dan Tugu Pengantin Komering, lalu memasuki kawasan Pemkab OKU Timur dan berakhir di Balai Rakyat Setda OKU Timur.
Arak-arakan Piala Adipura yaitu dimulai dari Lapangan Taman Tani Merdeka Martapura, kemudian melintasi Jalan Tugu Tani Pasar Martapura dan Tugu Pengantin Komering, lalu memasuki kawasan Pemkab OKU Timur dan berakhir di Balai Rakyat Setda OKU Timur.

Pada momen bahagia tersebut, Kasiani pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama lebih menjaga kebersihan kota Martapura, dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

“Anugerah Adipura bukanlah tujuan utama. Namun yang lebih penting adalah warga terus berupaya dan memiliki kesadaran diri untuk tidak membuang sampah sembarangan, agar kota kita tetap terjaga dengan bersih dan indah,” pesan Kasiani.

Terpisah, Bupati OKU Timur Ir H Lanosin mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya yang pertama untuk masyarakat OKU Timur, yang mana telah menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing, yang kedua terima kasih untuk seluruh Pegawai atau pahlawan kebersihan kabupaten OKU Timur yang kita sebut pasukan orange atau pasukan kuning atas dedikasi kerjanya.

Arak-arakan Piala Adipura yaitu dimulai dari Lapangan Taman Tani Merdeka Martapura, kemudian melintasi Jalan Tugu Tani Pasar Martapura dan Tugu Pengantin Komering, lalu memasuki kawasan Pemkab OKU Timur dan berakhir di Balai Rakyat Setda OKU Timur.
Arak-arakan Piala Adipura yaitu dimulai dari Lapangan Taman Tani Merdeka Martapura, kemudian melintasi Jalan Tugu Tani Pasar Martapura dan Tugu Pengantin Komering, lalu memasuki kawasan Pemkab OKU Timur dan berakhir di Balai Rakyat Setda OKU Timur.

“Ketiga, terimakasih untuk stakholder yang ada di kabupaten OKU Timur seperti Perumahan PU perairan dan juga Stasiun Kereta Api, serta Pasar dimana titik itu menjadi pantauan khusus dari kementerian lingkungan hidup, sehingga kita berhasil membawa kembali piala Adipura di kabupaten OKU Timur ini.” sambungnya

“Tolak ukur dari Piala Adipura ini ya tentu ada reward dan punishment-nya tadi sudah saya sampaikan dan saya menyatakan bahwasanya para pasukan orange di tahun 2025 dapat kita anggarkan di tahun 2024 untuk naik gaji, Untuk bonus yang lain nya yang saya sampaikan seperti umroh tadi kalau memang bisa diakomodir dari pemerintahan maka akan kami akomodir ,jika tidak bisa di akomodir tetap berangkat,” tegasnya

Kalau kita berbicara tentang Adipura ini ada tingkatannya, jadi bila kita berhasil mempertahankan sampai dengan 5 kali berturut-turut artinya kita bisa mendapatkan Adipura kencana yang warnanya emas. “Sehingga saya berharap kepada dinas lingkungan hidup dan para tim orange bisa terus mempertahankan piala adipura ini,” tuturnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup OKU Timur Feri Hadiansyah ST MM mengucapkan terimakasih kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati serta jajaran Pimpinan yang telah mendukung suksesnya Kabupaten OKU Timur meraih Anugerah Adipura Tahun 2023.

“Hal ini juga tidak terlepas dari kontribusi seluruh elemen masyarakat termasuk pasukan oranye, yang berjibaku menjaga kebersihan di wilayah Martapura,” tukasnya. [Rizal Arisandi/ADV]