OKI Panen Raya di Tengah Pandemi Corona

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2020 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI Panen Raya di Tengah Pandemi Corona

OKI Panen Raya di Tengah Pandemi Corona

Di tengah mewabahnya Covid-19, petani di Ogan Komering Ilir melakukan panen raya. Tidak kurang dari 26.633 hektare lahan di OKI siap panen pada puncak panen raya April ini.

Dari luasan tersebut produktivitas lahan yang ditarget mencapai 135.056 ton atau setara dengan 86.096 ton beras.

Panen raya yang dilakukan para pahlawan pangan di OKI ini disiapkan untuk mencukupi kebutuhan pangan pokok, beras selama masa pandemi.

Baca Juga:  Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

“Konsumsi beras warga OKI berkisar 8.046 ton per bulan ditambah pendatang dan kebutuhan non rumah tangga seperti rumah makan, rumah sakit dan lembaga permasyarakatan kebutuhan perbulan mencapai 9.413 ton. Untuk beras sampai dengan Oktober aman” Ungkap Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Ketahanan Pangan Kabupaten OKI, Ir Syahrul MSi pada giat panen raya virtual petani OKI bersama Menteri Pertanian RI di Desa Lubuk Seberuk, OKI, Selasa, (14/4).

Baca Juga:  ‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Bahkan tambah Sahrul Berdasarkan perhitungan empiris, ketersediaan beras di Kabupaten OKI mampu surplus 339, 513 ton hingga Oktober 2020.

Surplus ini tambah dia menandakan kesiapan dan stok pangan daerah kian terjamin selama pandemi virus corona, bahkan aman selama puasa dan pasca Lebaran.

“Tidak ada yang perlu dikhawatirkan untuk ketersediaan pangan,” terang Sahrul.

Laporan Ukik

Berita Terkait

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA
Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan
CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar
Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi
EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:47 WIB

RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Berita Terbaru