Miris! Hendak Belanja, Lansia di Palembang Dituding Pencuri: Sempat Dipaksa Mengaku

- Jurnalis

Jumat, 21 Juli 2023 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ngatiyem [67] saat mendatangi Mapolrestabes Palembang untuk membuat laporan.

Ngatiyem [67] saat mendatangi Mapolrestabes Palembang untuk membuat laporan.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Miris, perlakuan diterima Ngatiyem [67], seorang yang telah menginjak usia lanjut, lantaran dirinya dituding sebagai pencuri di salah satu minimarket [Indomaret] cabang Kancil Putih II Palembang. 

Peristiwa perih yang melanda Nenek 12 cucu ini, kala dirinya hendak berbelanja di Minimarket tersebut. 

Bahkan perlakuan penggeledahan terhadap dirinya dilakukan dua oknum pegawai minimarket AL dan AP dan pada akhirnya tidak ditemukan barang bukti yang dimaksud. 

Atas tuduhan tanpa bukti yang dilakukan terhadapnya, Ngatiyem melaporkan AL dan AP ke Mapolrestabes Palembang, pada Rabu 19 Juli 2023.

Peristiwa tersebut bermula saat korban mendatangi lokasi dengan maksud berbelanja. Tiba-tiba saja, salah satu pelaku mendatangi dan mengajak korban ke arah gudang.

“Sesampainya di gudang itu, dia [oknum pegawai] mengatakan kalau saya telah mencuri tiga coklat. Saya yang tidak mengerti, coklat apa dan kapan, dia buru-buru ke depan meja kasir dan mengambil coklat yang dimaksud,” terang korban kepada wartawan.

Baca Juga:  Bongkar Dugaan Skandal Rp70 Miliar Perjadin Setwan DPRD Sumsel: Dari Pungli Rp500 Ribu hingga Perjalanan Fiktif

Korban juga menjelaskan, bahwa dirinya sempat dipaksa mengakui kalau dirinya telah mencuri coklat.

“Bagaimana saya harus mengakui perbuatan yang tidak sama sekali saya lakukan. Saya ini sudah tua, tega sekali dia memfitnah saya. Kurang-kurang saya digeledah oleh AP dan tidak menemukan barang curian ditubuh saya,” ujar Ngatiyem.

Korban menjelaskan, sebelum kejadian memang sempat dirinya berbelanja makanan ringan untuk dibawa ke Lampung. 

“Kalau tidak salah itu hari Kamis atau Jumat, saya membeli peralatan dapur dan makanan ringan. Saat dimeja kasir, saya difoto salah satu karyawan Indomaret. Saat itu, saya tidak tahu apa maksudnya difoto,” tandasnya.

Sementara, anak korban, Tri sempat mendatangi lokasi sekaligus melakukan klarifikasi atas kejadian tersebut. 

“Anak mana yang tidak emosi mendengar orang tuanya dituduh tanpa bukti. Saya mendesak mereka untuk menunjukkan rekaman CCTV. Saat itu saya dan ketua RT melihat rekaman tersebut. Memang dalam CCTV tersebut terekam ibu saya mengambil permen kopiko, bukan coklat dan perlu diketahui itupun dibayar,” ungkapnya.

Baca Juga:  40 Lokasi Diduga Sarang Narkoba Digempur, Ratu Dewa Gaspol Benahi 3-4 Ulu

Tri menerangkan, atas kejadian ini dirinya dan keluarga merasa terhina.

“Kami harap bapak Polisi dapat segera memproses laporan kami. Sehingga masalah ini terang benderang. Orang tua kami ini difitnah tanpa bukti. Dari rekaman CCTV mereka terekam jelas, sedangkan orang yang dituduh mereka itu hanya terlihat dari belakang, menggunakan jilbab yang katanya menyerupai ibu saya. Selain itu, mereka mengancam akan memviralkan ibu saya jika tidak mengakui mencuri coklat,” pungkasnya. 

Terpisah, karyawan Indomaret, Jum mengatakan kalau AP merupakan Manager, sedangkan AL kepala toko. “Maaf kak, Bu AP dan AL tidak ada disini. Nanti kami kabari,” singkat Jum. [WR/AbV]

Berita Terkait

Andreas Bilang Kapolda Sumsel Jangan “Kedodoran” dengan Dua PR Besar: 14 Korporasi Karhutla-Kekerasan Jurnalis, Gelar RDP!
HGB Koperasi Rakyat Miskin Kota, Gagasan Baru Reforma Agraria Perkotaan: Tanah Jangan Hanya Dikuasai Pemodal
Marzuki Alie Akui IGM Nunggak PBB, Minta Pemkot Palembang Duduk Bersama
Korupsi Lampu Jalan Palembang, Dua Tersangka Ditahan! Kerugian Negara Rp3,07 Miliar
BREAKING NEWS: Bapenda Palembang Pasang Plang Penunggak Pajak di Dua Objek STIMIK IGM
CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 15:16 WIB

Andreas Bilang Kapolda Sumsel Jangan “Kedodoran” dengan Dua PR Besar: 14 Korporasi Karhutla-Kekerasan Jurnalis, Gelar RDP!

Senin, 2 November 2026 - 12:56 WIB

HGB Koperasi Rakyat Miskin Kota, Gagasan Baru Reforma Agraria Perkotaan: Tanah Jangan Hanya Dikuasai Pemodal

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Marzuki Alie Akui IGM Nunggak PBB, Minta Pemkot Palembang Duduk Bersama

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Korupsi Lampu Jalan Palembang, Dua Tersangka Ditahan! Kerugian Negara Rp3,07 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:11 WIB

BREAKING NEWS: Bapenda Palembang Pasang Plang Penunggak Pajak di Dua Objek STIMIK IGM

Berita Terbaru