banner 2560x598

banner 2560x598

Miliki Senpira dan Sabu, Jatanras Polda Sumsel Ringkus JI-STS

  • Bagikan
Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel menyita dua pucuk senjata api rakitan [Senpira] jenis laras panjang dan laras pendek [Revolver] dari tersangka JI alias Jhoni [43] dan STS [31].
Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel menyita dua pucuk senjata api rakitan [Senpira] jenis laras panjang dan laras pendek [Revolver] dari tersangka JI alias Jhoni [43] dan STS [31].
banner 468x60

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel menyita dua pucuk senjata api rakitan [Senpira] jenis laras panjang dan laras pendek [Revolver] dari tersangka JI alias Jhoni [43] dan STS [31].

Selain menyita Senpira Tim Opsnal unit dua Subdit III pimpinan Iptu Tedi Bharata juga mengamankan Narkoba jenis sabu dari tersangka JI di rumahnya di desa Sukarami kelurahan Sukarami, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim.

“Hari ini kita mengamankan tersangka JI alias Jhoni dari tersangka kita mendapatkan Senpira laras pendek [revolver] di rumahnya. Selain itu juga ditemukan sabu-sabu, saat melakukan penggeledahan, di dalam rumah tersangka,” kata Kasubdit III Jatanras Kompol Cs Pandjaitan SE MSi saat konfrensi pers, Rabu [17/11/2021]

Tersangka JI alias Jhoni, tutur mantan Wakapolres OKU, diduga juga merupakan bandar sabu-sabu di wilayah Sungai Rotan. “Hal ini dibuktikan dengan barang bukti narkoba dan peralatan yang ditemukan,” ungkapnya.

Lanjut Kompol Cs Pandjaitan, setelah dilakukan pengembangan, tersangka JI juga memiliki satu pucuk Senpira laras panjang yang sudah dimodifikasi. Senpi rakitan laras panjang tersebut disimpan di rumah STS, di Desa Sukarami, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim.

“Tersangka Sts ini diupah dengan sabu-sabu agar mau menyimpan senpi laras panjang milik tersangka JI,” ujarnya.

Penangkapan ini dalam rangka operasi Cipta Kondisi [Cipkon] menjelang pergantian tahun 2021, dari penangkapan tersebut juga diamankan satu buah magasin, 22 butir amunisi kaliber 5,56 mm, 4 butir amunisi kaliber 9 mm, 3 butir amunisi kaliber 7,62 mm, 2 butir amunisi kaliber 7,42 mm dan satu tas selempang.

“Kedua tersangka akan dijerat dengan Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat, Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman hukuman 12 tahun,” tegasnya

Untuk barang bukti 5 bungkus sabu-sabu seberat 3,85 gram, dua alat hisap jenis bong sudah dirakit, delapan pcs kantong klip bening plastik, satu unit timbangan digital. “Subdit III Jatanras akan berkoordinasi dengan Ditresnarkoba Polda Sumsel,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *