Merasa Terancam, Fahmi Laporkan Keponakannya

- Jurnalis

Kamis, 25 Februari 2021 - 22:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lahat yang dipimpin oleh Kanit Pidsus Sat Polres Lahat Ipda Chandra Kirana membekuk Ilham Maulana (48) warga Sekip RT 015 RW 005 Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lahat yang dipimpin oleh Kanit Pidsus Sat Polres Lahat Ipda Chandra Kirana membekuk Ilham Maulana (48) warga Sekip RT 015 RW 005 Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat.

WIDEAZONE.COM, LAHAT — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lahat yang dipimpin oleh Kanit Pidsus Sat Polres Lahat Ipda Chandra Kirana membekuk Ilham Maulana (48) warga Sekip RT 015 RW 005 Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat.

Dibekuknya Ilham lantaran diduga melakukan pengancaman terhadap korban M Fahmi Abdullah.

Informasi yang diterima awak media penangkapan pelaku terduga atas nama
Ilham Maulana atas laporan korban ke Polres Lahat :LP/B-53/II/2021 /RES LAHAT/POLDA SUMSEL, 25 Februari 2021.

Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono SIK melalui Paur Humasnya Aiptu Lispono SH mengatakan, penangkapan terhadap pelaku sendiri atas laporan korban M Fahmi Abdullah.

“Pelaku berhasil kita amankan pada Kamis, 25 Februari 2021 sekira pukul 16.00 WIB bertempat di Jalan Residen Amaludin, Pasar Lama Kabupaten Lahat tepatnya di rumah teman tersangka,” ungkap Aiptu Lispono.

Baca Juga:  Batching Plant Diduga Tanpa Izin, DLH PALI Ultimatum PT Adipati Raden Sinun

Untuk kronologisnya sendiri, lanjut Paur Humas, terjadi pada Kamis (25/2/2021) sekira pukul 10.30 WIB di dalam rumah kontrakan orang tua korban yang beralamat di Sekip RT 015 RW 005 Pasar Lama Lahat.

Barang bukti yang diamankan Polres Lahat
Barang bukti yang diamankan Polres Lahat

 

“Dimana pada saat pelaku akan membacok korban dengan menggunakan senjata tajam jenis pedang, akan tetapi ditangkis korban dengan gitar hingga gitar tersebut rusak dan kejadian tersebut disaksikan Idawati (70) nenek Korban,” jelasnya.

Untuk motif kejadiannya sendiri, Pelaku merasa tidak senang/emosi karena tidak diperbolehkan orang tua korban tinggal di rumahnya, karena sekitar 5 tahun lalu pelaku pernah melakukan cabul terhadap saudara perempuan korban (keponakan pelaku) tetapi saat itu tidak dipolisikan atau dilaporkan.

Baca Juga:  Sidang Praperadilan Narkotika di Palembang Disorot: Kuasa Hukum Ungkap Surat Penahanan Cacat Formil

“Setelah 5 tahun sembunyi Pelaku kembali muncul dan bermaksud tinggal di rumah korban namun ditolak sehingga terjadi pengancaman tersebut. Saat ini tersangka berhasil kita amankan, dan selanjutnya langsung menuju tempat tinggal tersangka untuk mengamankan barang bukti 1 unit senjata tajam jenis pedang yang digunakan tersangka untuk melakukan Pengancaman,” tuturnya.

Saat ini tersangka berikut barang bukti dibawa ke Polres Lahat untuk dilakukan penyidikan.

” Tersangka sendiri melanggar Pasal 335 KUHPidana dengan ancaman 10 tahun penjara,” tukas Paur Humas Lispono. 

Laporan Agustin

Editor Abror Vandozer

Agustin

Berita Terkait

Ahli Hukum Pidana: Implikasi Pidana atas Distorsi Informasi dan Klaim Legitimasi Pasca Putusan PK MA 32 PK/TUN/2026
Mengakhiri Polemik PGRI: Hormati Putusan Inkrah Pengadilan
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Aktivasi IMEI Ilegal di 12 Ribu Telepon Seluler Asal Luar Negeri Terbongkar! Empat Tersangka Diciduk
Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan
Bus Palala Jurusan Padang Terbakar di Jalintim, 38 Penumpang Nyaris Terpanggang
Pembunuhan Sadis Perempuan di Muara Enim Dipicu Hal Sepele

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:04 WIB

Ahli Hukum Pidana: Implikasi Pidana atas Distorsi Informasi dan Klaim Legitimasi Pasca Putusan PK MA 32 PK/TUN/2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:18 WIB

Mengakhiri Polemik PGRI: Hormati Putusan Inkrah Pengadilan

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:35 WIB

Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:08 WIB

Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan

Berita Terbaru

Akademisi Fakultas Hukum Universitas PGRI Palembang, Dr Dadang Apriyanto SH MH

Headlines

Mengakhiri Polemik PGRI: Hormati Putusan Inkrah Pengadilan

Jumat, 5 Jun 2026 - 21:18 WIB