Dari contoh tersebut, dapat disimpulkan bahwa ASN Kemenperin dituntut untuk mampu memahami dan mendalami berbagai permasalahan yang dihadapi sektor industri untuk dapat memproteksi industri dalam negeri agar semakin tumbuh serta meningkatkan kontribusi terhadap sektor ekonomi. Pada Triwulan I – 2022, sektor industri pengolahan nonmigas tumbuh mencapai 5,47%, melebihi pertumbuhan ekonomi yang sebesar 5,01%.
“Oleh karena itu, SDM aparatur Kemenperin harus dapat memahami dinamika sektor perindustrian dan perekonomian secara global. Setiap ASN juga perlu adaptif terhadap teknologi dan perubahan yang terjadi untuk menjawab tantangandigitalisasi dan meningkatkan kinerja pelayanan menjadi lebih cepat, akurat, efektif, efisien, dan optimal,” ujar Agus.
Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Dody Widodo menyampaikan, sebanyak 749 orang CPNS yang mengikuti Inspiring Lecture dan Pembukaan Latsar CPNS merupakan peserta yang dinyatakan lulus tahap akhir dari seleksi yang diikuti oleh 31.937 pelamar.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



















