Mendagri Nilai Pemberlakuan PPKM Mikro di Sumsel Belum Optimal

- Jurnalis

Senin, 3 Mei 2021 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kala mengunjungi Palembang, Sumsel, Minggu (2/5/2021).

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kala mengunjungi Palembang, Sumsel, Minggu (2/5/2021).

Kini, pemda sedang mempersiapkan alat yang dibutuhkan sebagai tempat isolasi dan juga ruang perawatan bagi pasien COVID-19. ”Di Wisma Atlet Jakabaring, Palembang, ini ada sekitar 540 tempat tidur yang bisa dimanfaatkan jika terjadi lonjakan kasus,” tuturnya.

Nasrun mengutarakan tidak difungsikannya wisma atlet pada Agustus 2020 lalu disebabkan karena angka kasus positif di Sumsel menurun. Di samping itu, pemerintah membuka kesempatan bagi kabupaten/kota untuk menyediakan tempat isolasi di daerahnya masing-masing dan tidak tertumpu di Palembang lagi. ”Namun, jika memang jumlah kasus meningkat, wisma atlet akan dibuka kembali,” kata Nasrun.

Epidemiolog dari Universitas Sriwijaya, Iche Andriyani Liberty, menuturkan, meningkatnya kasus positif di Sumsel tidak lepas dari meningkatnya mobilitas penduduk, terutama mendekati Lebaran. Dalam waktu satu bulan terakhir, angka positivity rate di Sumsel terus meningkat dari yang semula 27 persen pada awal April 2021 lalu kini sudah sekitar 30 persen. Angka itu jauh dari standar yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni di bawah 5 persen.

Baca Juga:  Skandal Razia Liar Dishub Palembang: 19 Oknum Petugas Terancam Sanksi Berat

Tidak hanya itu, penularan Covid-19 di Sumsel juga semakin cepat. Pada awal April 2021, untuk mencapai 1.000 kasus positif di Sumsel dibutuhkan waktu sekitar 12 hari, tetapi kini sudah mencapai sembilan hari per 1.000 kasus. ”Ini merupakan yang tercepat sepanjang pandemi terjadi di Sumsel,” kata Iche.

Karena itu, ujar Iche, pemerintah juga harus meningkatkan pelacakan, pemeriksaan, dan pemulihan sehingga ketika ada kasus positif COVID-19 bisa langsung ditanggulangi. Contoh dari kepala daerah juga diperlukan. Jangan karena telah divaksin membuat masyarakat abai untuk menjalankan protokol kesehatan. ”Pengawasan dan pendisiplinan kepada masyarakat adalah hal yang sangat penting,” ujarnya.

Baca Juga:  Musda V Demokrat Sumsel: Konsolidasi Internal dan Ambisi Besar Menuju Pemilu

Saat dihubungi Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM melalui Kabidhumas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM, Senin (03/05/2021) mengimbau dan mengajak warga Sumsel agar dapat melaksanakan prokes secara ketat, mulai mencuci tangan dengan sabun,menjaga jarak ,rajin memakai masker dan jangan berkerumun. “Hindari mobilitas masyarakat jangan mudik,” ucapnya.

“Selain itu mari kita dukung program pemerintah menuju Indonesia Sehat dengan mengaplikasikan Prokes secara ketat,” pungkas Supriadi. (Abror Vandozer)

Berita Terkait

Bus Palala Jurusan Padang Terbakar di Jalintim, 38 Penumpang Nyaris Terpanggang
Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan
Pengumuman Kelulusan SMP Lewat Virtual, ini Imbauan Disdik Palembang
PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban untuk Masyarakat Sekitar
Polda Sumsel Gebrak “Sumsel Bhayangkara Run 2026” Total Hadiah Capai Rp367 Juta hingga Ratusan Doorprize
Pembunuhan Sadis Perempuan di Muara Enim Dipicu Hal Sepele
Open House Idul Adha 1447 Wagub Cik Ujang Buka Rumah Dinas untuk Semua Kalangan
Gubernur Herman Deru Isi Hari Raya Idul Adha dengan Berbagi Kurban

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:18 WIB

Bus Palala Jurusan Padang Terbakar di Jalintim, 38 Penumpang Nyaris Terpanggang

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:00 WIB

Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:33 WIB

Pengumuman Kelulusan SMP Lewat Virtual, ini Imbauan Disdik Palembang

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:34 WIB

PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban untuk Masyarakat Sekitar

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:35 WIB

Polda Sumsel Gebrak “Sumsel Bhayangkara Run 2026” Total Hadiah Capai Rp367 Juta hingga Ratusan Doorprize

Berita Terbaru