Mawardi Yahya: Kepastian Hukum Perizinan Pacu Geliat Ekonomi

- Jurnalis

Senin, 9 Agustus 2021 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan H Mawardi Yahya menghadiri tempat di Ruang Command Center kantor gubernur, Senin (9/8) pagi hadiri peluncuran Sistem Online Single Submission (OSS) berbasis risiko secara virtual.

Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan H Mawardi Yahya menghadiri tempat di Ruang Command Center kantor gubernur, Senin (9/8) pagi hadiri peluncuran Sistem Online Single Submission (OSS) berbasis risiko secara virtual.

Hadirkan Peluncuran Sistem OSS Berbasis Risiko Secara Virtual

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan H Mawardi Yahya menghadiri tempat di Ruang Command Center kantor gubernur, Senin (9/8) pagi hadiri peluncuran Sistem Online Single Submission (OSS) berbasis risiko secara virtual.

Dalam Online Single Submission (OSS) Berbasis Risiko atau OSS Risk Based Management (RBA) dalam perizinan berusaha yang langsung dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo yang digelar di Pusat Komando Operasi dan Pengawalan Investasi, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Jakarta tersebut Presiden RI Joko Widodo berharap hadirinya Online Single Submission (OSS) berbasis risiko tersebut akan memudahkan para investor untuk menjalankan bisnis di Indonesia.

“Hari ini kami meluncurkan Online Single Submission (OSS) berbasis risiko. Ini merupakan reformasi yang sangat signifikan dalam perizinan. Menggunakan layanan perizinan secara online yang terintegrasi, terintegrasi dengan paradigma perizinan berbasis risiko,” ujar Presiden.

Baca Juga:  DPRD Kota Prabumulih Gelar Paripurna XXIV Masa Persidangan Ketiga 2026

Kementerian Investasi resmi meluncurkan Online Single Submission (OSS) Berbasis Risiko atau OSS Risk Based Management (RBA). OSS RBA ini merupakan portal satu pintu perizinan investasi, sehingga investor tidak perlu merepot-repot lagi mengajukan perizinan ke banyak pihak.

Sebab, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan, OSS RBA merupakan aplikasi/portal satu pintu perizinan yang mencakup periznan di tingkat kabupaten/kota, provinsi, Kementerian/Lembaga (K/L), dan Kementerian Investasi. “Satu aplikasi lingkup Kabupaten/Kota, Provinsi, Kementerian/Lembaga, aplikasi pusat Kementerian Investasi sebagai terminal yang akan menghubungkan, hardware kita pasang,” kata Bahlil.

Bahlil menjelaskan, OSS Berbasis Risiko membagi tingkat perizinan menjadi tiga tingkat antara lain rendah, sedang, dan tinggi. setiap level punya syarat yang beda-beda. Khusus untuk usaha berisiko tinggi akan mengacu pada Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) pedoman yang mengatur teknis perizinan.

Dalam hal ini Bahlil mengatakan OSS RBA memberikan waktu paling lama 20 hari.

Baca Juga:  Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Sementara itu Wakil Gubernur Sumsel Ir Mawardi Yahya menyambut baik peluncuran OSS RBA sebagai upaya pemerintah dalam memberikan kepastian hukum bagi investor. “Kepastian Hukum Bidang Perizinan Pacu Geliat Ekonomi Masyarakat, dan sebaliknya menahan izin sama dengan menciptakan lapangan pekerjaan, menahan izin sama dengan kesulitan berusaha kita,” tandas Wagub.

Dengan Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Presiden berkesempatan berdialog dengan para pelaku usaha dari Karawang dan Jakarta Pusat mengenai kemudahan perizinan berusaha melalui OSS berbasis risiko ini.

Yusuf Sopian dari CV Inti Sarana Nusantara, Karawang, mengaku dirinya hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 menit untuk mendapatkan izin usaha yang diperlukannya. “Yang pasti ini mempermudah kami bagi para pelaku UMKM di mana perizinan-perizinan itu lebih sederhana harus menggunakan perantara,” ujar Yusuf Sopian.

Berita Terkait

Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81
Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara
Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎
BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Detik-Detik Merah Putih Berkibar di OKU Timur, Lanosin Pimpin Upacara HUT RI ke-81

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10 WIB

BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WIB

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Berita Terbaru