Mantan Anggota DPRD Sumsel ‘SN’ Diduga Kepergok Rudapaksa Anak di Bawah Umur

- Jurnalis

Jumat, 26 Desember 2025 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

WIDEAZONE.com, OKU TIMUR | Mantan anggota DPRD Sumatera Selatan [Sumsel] berinisial SN, Kecamatan Buay Madang Timur [BMT] Kabupaten OKU Timur diduga kepergok merudapaksa anak di bawah umur di rumah kosong.

Menurut keterangan pihak keluarga, pelaku SN telah melakukan perbuatannya selama dua kali. Terkahir kali korban dibawa saudaranya A dengan diiming-imingi uang Rp300 ribu menemui SN di rumah kosong berlokasi di tengah kolam ikan, Kecamatan BMT.

Perbuatan tercela itu, diketahui kala salah satu paman EN mendengar cerita teman korban, bahwa bersangkutan dibawa saudaranya A menemui SN.

Baca Juga:  Kejati Sumsel Sita 14 Aset PT KMM Pusaran Korupsi Distribusi Semen

Tak berselang lama, paman bersama keluarga mencari korban hingga ditemukan tengah bersama SN di dalam rumah kosong tanpa mengenakan sehelai pakaian dan EN menangis saat pintu didobrak.

Lalu, keluarga membawa korban untuk visum serta melalporkan perbuatan mantan wakil rakyat itu ke aparat penegak hukum, sedangkan A sudah terlebih dulu dibawa ke Polres OKU Timur.

“Benar, kami telah melaporkan SN ke pihak berwajib. Kami tidak terima keponakan yang masih di bawah umur dirudapaksa hingga dilecehkan,” ungkap salah satu paman korban kepada WIDEAZONE.com pada Kamis 25 Desember 2025.

Baca Juga:  Transaksi CFN! Gunakan QRIS Bank Sumsel Babel Langsung Discount

Dia berujar pihak keluarga mengutuk keras perbuatan SN. Kami meminta kepada pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini. “Tidak ada KATA DAMAI,” tegasnya.

Sementara, Kepala Unit Perlindungan Perempuan Dan Anak [Kanit PPA] Polres OKU Timur, Ipda Sudono membenarkan adanya laporan dugaan pencabulan anak di bawah umur di Kecamatan BMT oleh SN.

Laporan Rizal Arisandi | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Gubernur Herman Deru Ajak Orang Tua Siapkan Generasi Berani dan Berakhlak Hadapi Perubahan Zaman
Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara
Polda Sumsel-Pertamina EP Perkuat Pengawasan Sumur Minyak Rakyat, Ilegal Drilling Dibidik
10 Catar Akpol Mundur, Polda Sumsel Perketat Tahapan Ujian
Opsgaktibplin di 11 Polsek Polda Sumsel: Pelanggaran Administratif hingga Urine Positif
Dua Sopir Angkot di Palembang Nyambi Maling Motor Diringkus
Warga hingga Wisatawan Antusias CFD, Jadi Agenda Mingguan
Herman Deru dan Bobby Nasution Pastikan Pemulangan 16 Jenazah Korban Bus ALS Ditanggung Pemerintah

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 21:21 WIB

Gubernur Herman Deru Ajak Orang Tua Siapkan Generasi Berani dan Berakhlak Hadapi Perubahan Zaman

Senin, 11 Mei 2026 - 20:31 WIB

Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara

Senin, 11 Mei 2026 - 15:32 WIB

Polda Sumsel-Pertamina EP Perkuat Pengawasan Sumur Minyak Rakyat, Ilegal Drilling Dibidik

Senin, 11 Mei 2026 - 14:17 WIB

10 Catar Akpol Mundur, Polda Sumsel Perketat Tahapan Ujian

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:15 WIB

Opsgaktibplin di 11 Polsek Polda Sumsel: Pelanggaran Administratif hingga Urine Positif

Berita Terbaru

Ratusan peserta Catar Akpol 2026 tengah menjalani tes strategis berupa Computer Assisted Test [CAT] Asesmen Mental Ideologi [AMI] serta Inventory Penelusuran Mental Kepribadian [PMK], Senin 11 Mei 2026.

Headlines

10 Catar Akpol Mundur, Polda Sumsel Perketat Tahapan Ujian

Senin, 11 Mei 2026 - 14:17 WIB