Maju: SMPN 19 Terapkan Kurikulum Merdeka Mandiri Berubah

- Jurnalis

Senin, 29 Agustus 2022 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Belajar dan Mengajar [KBM] di SMPN 19 Palembang

Suasana Belajar dan Mengajar [KBM] di SMPN 19 Palembang

Masalahnya, kata Maju sudah lebih dari dua tahun para siswa belajar di masa yang darurat di mana COVID-19 yang melanda dunia termasuk di Indonesia khususnya di Palembang.

Maju menyebutkan untuk profil penguat pancasila tema yang pertama digunakan para guru memberikan pengalaman belajar kepada siswa kratifitas mengelolah sampah sesuai dengan program sekolah sebagai sekolah adiwiyata.

Oleh karena itu, lanjut maju siswa kelas 7 itu kita berikan pengalaman belajar mengelola sampah sekaligus membentuk profil belajar pancasila.

“Di akhir agustus ini, kami akan mengajak anak anak bagaimana mengelola sampah di Sukawinatan,” tuturnya.

Sehingga, menurut Maju setelah melihat cara mengelola sampah tersebut siswa dapat menerapkannya di sekolah bagaimana mengelolah sampah di sekolah dan diakhir nanti bisa di bawa di rumah mereka masing masing sehingga menjadi program pemerintah menjadikan zero bank sampah terwujud dengan baik.

Baca Juga:  130 Kepala Sekolah di Palembang Dilantik

“Lewat belajar ini para siswa dapat kembangkan profil belajar pancasila, inilah esensi profil penerapan kurikulum merdeka yang kira terapkan di SMP Negeri 19 ini,”ucapnya.

Di dlam penerapan kurikulum merdeka ini menurut Maju belum ada kendala. “Mudah mudahan dengan panduan dan pelatihan penguat kurikulum merdeka ini walaupun dilaksanakan secara mandiri guru dengan sadar dapat melaksanakan kurikulum merdeka tersebut untuk pemulihan pendidikan di Indonesia khususnya di SMP Negeri 19 Palembang,” harapnya.

Baca Juga:  PGRI Apresiasi Gerak Cepat Polisi Ringkus Predator Anak di Gandus

Sementara itu, salah satu siswa kelas VII.9 Maeta Zee Diningrat mengatakan, kalau dirinya sangat menyambut baik penerapan kurikulum merdeka ini.

“Kurikulum merdeka ini selain mengasyikkan juga menambah wawasan, selain mengajarkan kita masalah teori kita juga diajarkan praktik,”ujarnya.

Seperti saat ini, ujar Maeta dirinya dan teman teman diajarkan cara pengelompokan sampah yakni sampah organik dan anorganik.

“Jadi kurikulum merdeka ini selain belajar mengasyikan kita juga bisa menjadi kreatif,” pungkasnya.

Laporan Hasan Basri | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Khotmul Quran Ummi, Herman Deru Ajak Orang Tua Bangga Lahirkan Hafiz Quran
Bunda Literasi Palembang Dorong Budaya Baca Anak Lewat Lomba Bertutur SD 2026
Wagub Sumsel Cik Ujang Apresiasi Kepedulian PT TSM Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus
PGRI Apresiasi Gerak Cepat Polisi Ringkus Predator Anak di Gandus
Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara
10 Catar Akpol Mundur, Polda Sumsel Perketat Tahapan Ujian
Adam Alfharizi, Raja Catwalk SDN 20 Palembang Menuju Jakarta
Zulinto Mengutuk Keras Aksi Biadab Pelaku Rudapaksa Anak SD di Gandus, Desak Polisi Segera Tangkap!

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:17 WIB

Khotmul Quran Ummi, Herman Deru Ajak Orang Tua Bangga Lahirkan Hafiz Quran

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:39 WIB

Bunda Literasi Palembang Dorong Budaya Baca Anak Lewat Lomba Bertutur SD 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:47 WIB

Wagub Sumsel Cik Ujang Apresiasi Kepedulian PT TSM Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:50 WIB

PGRI Apresiasi Gerak Cepat Polisi Ringkus Predator Anak di Gandus

Senin, 11 Mei 2026 - 20:31 WIB

Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara

Berita Terbaru

Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Selatan [SMSI Sumsel] tancap gas persiapan perhelatan Musyawarah Wilayah [Muswil] SMSI Sumsel 2026 dengan resmi membentuk panitia penyelenggara.

Headlines

SMSI Sumsel Tancap Gas Persiapkan Muswil 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:02 WIB