Dalam halaman Facebooknya, Cebu Pacific Air telah memberi tahu penumpang untuk mengharapkan penundaan dan pembatalan pada beberapa penerbangannya.
Sebelumnya, mengutip dari Bloomberg, diketahui bahwa pada minggu lalu enam konglomerat terbesar Filipina menghidupkan kembali proposal untuk meningkatkan Bandara Internasional Ninoy Aquino, dengan mengajukan rencana senilai US$1,8 miliar atau setara dengan Rp26 triliun kepada pemerintah, untuk memodernisasi dan meningkatkan kapasitasnya. (JFA)

















![Presiden RI Prabowo Subianto [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20250227-WA0099-scaled-266x266-1-266x200.jpg)

