Lima Puskesmas di Palembang Bisa Rawat Inap dan Ramah Disabilitas

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa saat meninjau dan meresmikan Puskesmas di Puskesmas Basuki Rahmat, Kecamatan Kemuning, Selasa 6 Januari 2026.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa saat meninjau dan meresmikan Puskesmas di Puskesmas Basuki Rahmat, Kecamatan Kemuning, Selasa 6 Januari 2026.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang memperkuat layanan kesehatan primer dengan meresmikan layanan rawat inap dan puskesmas ramah disabilitas di lima puskesmas, serta menyerahkan 10 unit ambulans layanan 24 jam.

Peresmian dipimpin langsung oleh Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, di Puskesmas Basuki Rahmat, Kecamatan Kemuning, Selasa 6 Januari 2026.

Lima puskesmas yang kini memiliki layanan rawat inap tersebut yakni Puskesmas Basuki Rahmat, Alang-Alang Lebar, Sei Selincah, Sematang Borang, dan Sukarame. Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Palembang dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan yang cepat, efektif, dan terjangkau bagi masyarakat.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, penguatan puskesmas dengan layanan rawat inap bertujuan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada warga. Dengan adanya fasilitas tersebut, masyarakat dapat memperoleh penanganan medis lanjutan tanpa harus selalu dirujuk ke rumah sakit.

Baca Juga:  SPH Lain Terbit di Lahan 15.000 Meter Persegi Milik Indrawansyah, Kades Ulak Pandan Lahat Digugat ke PTUN Palembang

Saat ini, Kota Palembang memiliki 42 puskesmas dan 67 puskesmas pembantu yang tersebar di 18 kecamatan. Berdasarkan data Profil Kesehatan Indonesia, baru sekitar 41 persen puskesmas di Indonesia yang memiliki layanan rawat inap.

Ratu Dewa menambahkan, pengembangan puskesmas rawat inap telah dimulai sejak Mei 2025 dengan peresmian layanan rawat inap di Puskesmas Pembina Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring. Pada tahun 2026, Pemkot Palembang kembali memperluas layanan tersebut ke lima puskesmas pembina lainnya.

Selain layanan rawat inap, Puskesmas Basuki Rahmat juga resmi menerapkan layanan ramah disabilitas, menyusul Puskesmas Sosial. Penyerahan 10 unit ambulans layanan 24 jam dilakukan untuk mendukung respons cepat pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas.

Baca Juga:  AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr Fenty Aprina menyampaikan bahwa pengembangan puskesmas rawat inap merupakan program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang. Ia menargetkan setiap kecamatan memiliki minimal satu puskesmas rawat inap.

Pada tahun 2026, Pemkot Palembang menargetkan tujuh puskesmas rawat inap, serta terus meningkatkan fasilitas kesehatan yang ramah disabilitas dan bebas diskriminasi.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sumatera Selatan M Adrian Agustiansyah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan dr Trisnawarman, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palembang Edy Surlis, kepala perangkat daerah, serta seluruh kepala puskesmas se-Kota Palembang. [Abror Vandozer/red]

Berita Terkait

Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:17 WIB

Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Berita Terbaru