KPU Sumsel Resmi Buka Rapat Pleno Terbuka: Berlangsung 5 Hari ‘6-10 Maret 2024’

- Jurnalis

Rabu, 6 Maret 2024 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor KPU Sumsel di Jakabaring Palembang.

Kantor KPU Sumsel di Jakabaring Palembang.

WIDEAZONE.com PALEMBANG | Rapat Pleno Terbuka rekapitulasi penghitungan perolehan suara dan penetapan hasil Pemilihan Umum [Pemilu] serentak tahun 2024 tingkat Provinsi Sumatera Selatan [Sumsel] resmi dibuka pada Rabu 6 Maret 2024. Rapat pleno tersebut berlangsung selama 5 hari, dimulai hari ini 6-10 Maret 2024, dibuka dan diresmikan langsung oleh Ketua KPU Sumsel, Andika Pranata Jaya di lantai II Gedung KPU Sumsel Jakabaring Palembang.

Ketua KPU Sumsel Andika Pranata Jaya mengajak seluruh elemen masyarakat di 17 Kabupaten/Kota mengikuti semua proses rekapitulasi di tingkat Provinsi Sumsel yang terbuka untuk umum.

Penyelenggaraan rapat pleno terbuka pada KPU Provinsi Sumsel ini, kata Andika dilaksanakan dari tanggal 6 hingga 10 Maret 2024 mendatang. “Kegiatan ini bapak ibu sekalian, kegiatan ini akan kita lakukan mulai tanggal 6 hari ini sampai dengan tanggal 10 sesuai jadwal yang ditetapkan dalam keputusan KPU nomor 5 tahun 2024,” ucap Andika saat memberikan kata sambutan dalam streaming akun Instagram KPU Sumsel.

“Dalam proses perhitungan atau rekapitulasi suara ini dapat disaksikan secara bersama dan terbuka untuk umum dan dapat disaksikan baik secara langsung atau live dan bisa juga disaksikan melalui online,” ujarnya.

Baca Juga:  Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Disiarkan tanpa jeda, sepanjang pelaksanaan proses rekapitulasi ini berjalan kami sudah berupaya dengan sangat maksimal sebagai upaya bentuk pertanggung jawaban kami kepada seluruh warga di Provinsi Sumsel,” ucapnya.

Adapun fasilitas lain yang diberikan KPU Provinsi Sumsel, lanjut Andika juga menyediakan layar besar di dalam gedung KPU Sumsel.

Sehingga, kata Andika dapat dilihat langsung juga oleh masyarakat umum khususnya para calon legislatif yang tidak berkesempatan hadir di dalam ruang rapat pleno Gedung KPU Sumsel.

“Sehingga seluruh lapisan dan berbagai elemen masyarakat dapat langsung melihat keseluruhan proses penghitungan suara yang ada di KPU Sumsel,” sebutnya.

Ia berharap, dalam pelaksanaan rapat pleno terbuka penghitungan Pemilu 2024 yang dimulai pada hari ini dapat berjalan tertib, aman dan lancar.

Serta, dapat diikuti oleh semua pihak baik itu para calon legislatif ataupun pihak-pihak yang berkepentingan terhadap penghitungan suara pada pelaksanaan Pemilu 2024.

Dalam acara pembukaan rapat pleno terbuka ini, turut dihadiri juga oleh unsur-unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Selatan ataupun yang mewakili seperti Polda Sumsel, Kodam II Sriwijaya, Kejaksaan Tinggi hingga para peserta Pemilu 2024.

Diberitakan juga sebelumnya, Polda Sumsel menerjunkan personel gabungan untuk melakukan langkah-langkah pengamanan yang ketat di sekitar Kantor KPU Provinsi Sumsel Jakabaring.

Baca Juga:  Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan

Hal tersebut sebagai upaya untuk memastikan kelancaran pelaksanaan tugas demokratis dalam proses tahapan penetapan hasil sidang pleno penghitungan surat suara Pemilu 2024 di KPU Provinsi Sumsel.

Pengamanan yang dilakukan terhadap surat suara yang saat ini telah berada di KPU Sumsel, menjadi pilar utama dalam menjaga kestabilan dan kedamaian negara, Rabu 6 Maret 2024

Kehadiran personel Polda Sumsel yang terlibat di dalam pengamanan kotak surat suara yang berada di KPU diharapkan mampu menciptakan lingkungan aman dan terkendali bagi para penyelenggara pemilihan serta warga yang berpartisipasi.

Aparat kepolisian tidak hanya fokus pada pengamanan fisik, tetapi juga melibatkan upaya intelijen untuk mendeteksi potensi ancaman atau gangguan yang dapat merugikan proses demokrasi.

Sistem pengamanan terpadu ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada masyarakat.

Proses pengamanan ini melibatkan personel kepolisian yang ditempatkan di sejumlah titik strategis, penggunaan peralatan pengamanan modern, dan kerja sama erat dengan petugas keamanan KPU.

Selain itu, juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan mendukung proses demokrasi dengan tertib. [AbV]

Berita Terkait

Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:17 WIB

Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Berita Terbaru