Kolaborasi bersama UGM, Bukit Asam Kembangkan Batu Bara Jadi Asam Humat

- Jurnalis

Selasa, 17 Desember 2024 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) menjalankan program penelitian dan pengembangan (research and development/R&D) batu bara kalori rendah menjadi asam humat.

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) menjalankan program penelitian dan pengembangan (research and development/R&D) batu bara kalori rendah menjadi asam humat.

WIDEAZONE.com, RIAU | PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) menjalankan program penelitian dan pengembangan (research and development/R&D) batu bara kalori rendah menjadi asam humat.

Peluncuran Protoype (purwarupa) asam humat dilakukan di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) Peranap, Indragiri Hulu, Riau, pada Kamis 12 Desember 2024.

Prototype tersebut selanjutnya akan dikembangkan untuk menuju pilot project.

Asam humat merupakan zat organik yang dicampurkan ke pupuk dan dapat membantu menyuburkan dan meningkatkan kualitas tanah dengan cara memperbaiki struktur, menjaga kelembaban, dan membantu tanaman menyerap nutrisi lebih baik.

Arsal Ismail, Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA), menyatakan bahwa PTBA terus menjalankan transformasi untuk menjadi perusahaan energi kelas dunia yang peduli lingkungan. Untuk itu dibutuhkan pengembangan inovasi-inovasi terkait dengan hilirasasi batu bara untuk menghadapi tantangan masa depan.

“Penelitian dan pengembangan batu bara menjadi asam humat merupakan salah satu upaya kami untuk menghadirkan produk turunan dari batu bara sehingga sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mendorong hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah di dalam negeri,” kata Arsal Ismail.

Baca Juga:  Gubernur Herman Deru Apresiasi Kemajuan Empat Lawang, Sebut Tetap Progresif Meski APBD Terbatas

Arsal menambahkan, hilirisasi batu bara menjadi asam humat juga mendukung program Astacita pemerintah dalam hal swasembada pangan yang saat ini menjadi prioritas. Pengembangan batu bara menjadi asam humat akan membantu pemenuhan kebutuhan produk pupuk, demi mendukung ketahanan pangan nasional untuk memberikan energi tanpa henti bagi generasi muda bangsa.

“Prototype asam humat ini adalah awal dari perjalanan panjang menuju pengembangan produk yang bernilai tinggi. Kami optimis bahwa inovasi ini akan memberikan manfaat besar tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Prof Dr Ferian Anggara, Koordinator Tim Peneliti UGM, pada kesempatan yang sama mengatakan bahwa hasil riset awal menunjukkan batu bara kalori rendah dari IUP Peranap dapat menghasilkan asam humat yang berkualitas.

“Asam humat yang dihasilkan dari batu bara kalori rendah dapat meningkatkan kesuburan tanah, menstabilkan dan memperbaiki tanah. Dengan produksi asam humat, kita dapat memanfaatkan lahan-lahan kritis. Kita bisa menggunakan komposisi asam humat untuk penambah unsur hara dan menyesuaikan kadar pH tanah,” ucapnya.

Baca Juga:  Gubernur Herman Deru Apresiasi Kemajuan Empat Lawang, Sebut Tetap Progresif Meski APBD Terbatas

Ferian juga menyampaikan harapannya agar kolaborasi PTBA dengan UGM dapat menghasilkan inovasi yang memperluas pemanfaatan batu bara, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Semoga dengan inovasi yang kita ciptakan, sumber daya batu bara yang luar biasa besar di Indonesia dapat kita manfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat Indonesia,” tutupnya.

Peluncuran Prototype asam humat dihadiri oleh Dahlia, VP Pengembangan Hilirisasi PTBA Yulfaizon B Dahlioes, GM PTBA Unit Pertambangan Ombilin Ayi Ruhiat Sukartin, Koordinator Hubungan Komersial Batubara Kementerian ESDM Ginanjar Rahmat.

Selanjutnya, Penyelidik Ahli Media Kementerian ESDM Yusri Erdi, Camat Peranap SVP IFRI PT Pupuk Indonesia yang diwakili Wahyudi SVP Transformasi Bisnis PT Pupuk Sriwidjaja melalui Virlianda Sysmita dan Ari Widiastuti unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), serta tamu undangan lainnya. [AbV/red]

Berita Terkait

Gubernur Herman Deru Apresiasi Kemajuan Empat Lawang, Sebut Tetap Progresif Meski APBD Terbatas
Hadiri Deklarasi PSU Damai Pilkada Empat Lawang, Gubernur Herman Deru Jamin PSU Berlangsung Luber, dan Demokratis
Warga Temukan Mayat Pria Korban Pembunuhan di Perkebunan Lubuk Puding Baru, Motif Belum Diketahui Masih Lidik
Prosesi Sakral di Hotel Prodeo Polres Empat Lawang: Hak Manusia Harus Diberi
Polisi Fasilitasi Tersangka Curat Akad Nikah di dalam Tahanan
Bangubsus dari Gubernur Herman Deru Percepat Pembangunan Infrastruktur Kabupaten Empat Lawang 
Dilaporkan ke Polda, Kepala PAUD Tunas Bangsa
Gubernur Hadiri Paripurna HUT Empat Lawang ke-15 Tahun 2022

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:29 WIB

Gubernur Herman Deru Apresiasi Kemajuan Empat Lawang, Sebut Tetap Progresif Meski APBD Terbatas

Rabu, 16 April 2025 - 20:35 WIB

Hadiri Deklarasi PSU Damai Pilkada Empat Lawang, Gubernur Herman Deru Jamin PSU Berlangsung Luber, dan Demokratis

Selasa, 17 Desember 2024 - 21:43 WIB

Kolaborasi bersama UGM, Bukit Asam Kembangkan Batu Bara Jadi Asam Humat

Sabtu, 27 Januari 2024 - 03:06 WIB

Warga Temukan Mayat Pria Korban Pembunuhan di Perkebunan Lubuk Puding Baru, Motif Belum Diketahui Masih Lidik

Rabu, 12 Juli 2023 - 20:11 WIB

Prosesi Sakral di Hotel Prodeo Polres Empat Lawang: Hak Manusia Harus Diberi

Berita Terbaru