Ketua PGRI Sumsel: Rp2 Triliun Prioritaskan Vaksinasi Guru dan Siswa

- Jurnalis

Kamis, 29 Juli 2021 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PGRI Sumsel Ahmad Zulinto

Ketua PGRI Sumsel Ahmad Zulinto

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Sosok pengusaha keluarga Almarhum Akidi Tio sempat hebohkan jagat Nusantara saat menghibahkan dana sebesar Rp2 Triliun ke pada Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM untuk penanganan dan penanggulangan pandemi COVID-19 yang masih merebak saat ini.

Jumlah yang sangat fantastis tersebut, membuat Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumsel, Ahmad Zulinto angkat suara. “Sangat senang dan bahagia mendengar seorang pengusaha yang begitu dermawan membantu memberiklan kontribusi nyata kemanusiaan bagi penanggulangan wabah COVID-19 di Sumsel,” ungkapnya.

Dikatakan Zulinto, secara pribadi sangat senang mendengar adanya bantuan ini. Luar biasa sekali, ini dapat membantu menanggulangi persoalan COVID-19. “Saya di sini memberikan saran dan masukan, agar uang yang diberikan dapat berguna tepat jika digunakan untuk vaksinasi masyarakat Sumsel,” ujarnya.

Baca Juga:  PJU Palembang Dibobol Berulang, 35 Titik Jadi Langganan Pencuri ‎

Saya selaku Ketua PGRI Sumsel, jelas Zulinto, mengusulkan atas nama semua guru, anak didik mulai dari jenjang TK, SD, SMP, SMA/SMK bahkan mahasiswa yang ada di bumi Sriwijaya meminta diberikan vaksin.

Karena itu dirinya mewakili semua dari sektor pendidikan agar bisa dilakukan vaksinasi bagi yang berkecimpung dalam dunia pendidikan. “Kita yakin Bapak Kapolda Sumsel pasti sangat aware dan sangan amanah dalam menjalankan amanah ini,” ucapnya.

Menurutnya, vaksin ini sangat penting bagi para guru, tenaga pendidik, anak-anak sekolah termasuk mahasiswa guna mendukung proses tatap muka secara terbatas bisa dimulai. “Jika vaksin bagi guru, pelajar, dosen, mahasiswa sudah terlaksana maka proses kegiatan belajar mengajar (KBM) atau tatap muka bisa dilakukan walaupun secara terbatas,” tegasnya.

Baca Juga:  ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP

Karena itu, harapan PGRI Sumsel supaya anak-anak di bumi Sriwijaya ini bisa sekolah jika semuanya bisa divaksinasi bukan hanya tenaga pendidik saja. “Ini yang kami harapkan agar bisa membantu untuk vaksin ini dan juga untuk orangtua siswa juga ikut mengantarkan anaknya ke sekolah juga bisa divaksin,” terangnya.

Seperti yang kita ketahui saat ini vaksin dari pemerintah sangat terbatas sehingga masyarakat pun kesulitan untuk mendapatkan vaksin. “Untuk di Sumsel ini memang masih banyak guru yang belum di vaksin. Di kota Palembang data kita baru 86 persen guru divaksin,” tegasnya. 

Belum lagi, lanjut dia untuk siswa belum ada vaksin yang dilakukan karena kuota vaksin di kota Palembang yang didapatkan dari pemerintah pusat terbatas.

Laporan Hasan Basri

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Sabtu, 12 September 2026 - 13:09 WIB

Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB