Kemnaker–Pertamina Jajaki Kerja Sama Pelatihan HSE dan Operator SPBU

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan [Sekjen Kemnaker], Cris Kuntadi menerima audiensi Pertamina Corporate University [PCU].

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan [Sekjen Kemnaker], Cris Kuntadi menerima audiensi Pertamina Corporate University [PCU].

WIDEAZONE.com, JAKARTA | Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan [Sekjen Kemnaker], Cris Kuntadi menerima audiensi Pertamina Corporate University [PCU].

Audiensi itu membahas potensi kerja sama pemanfaatan fasilitas Balai Besar/Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas [BBPVP/BPVP] sebagai tempat pelatihan Health, Safety & Environment [HSE] serta pelatihan operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum [SPBU], untuk memperkuat kompetensi SDM sektor energi agar lebih terstandar, aman, dan siap kerja.

“Yang kita jaga bukan hanya kompetensi di atas kertas, tapi keselamatan dan kualitas layanan di lapangan. Kalau pelatihan dibuat relevan, terukur, dan terhubung dengan kebutuhan industri, dampaknya terasa yaitu pekerja leb ih terlindungi dan layanan kepada masyarakat lebih profesional,” kata Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi, dalam keterangan pers Biro Humas, Minggu 1 Maret 2026.

Audiensi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat link and match antara pelatihan vokasi dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya pada sektor energi yang menuntut standar keselamatan dan layanan yang konsisten.

Baca Juga:  Mencari Solusi Parkir Komplek Rajawali Tertib dan Berkeadilan

Dalam usulan kerja sama, terdapat dua ruang kolaborasi utama yang dibahas. Pertama, pemanfaatan fasilitas BBPVP/BPVP sebagai tempat pelatihan HSE untuk pekerja Third Party Contract [TPC] Pertamina.

Pelatihan HSE diposisikan sebagai kebutuhan fundamental untuk memperkuat standar keselamatan kerja, sekaligus mendorong standardisasi kompetensi melalui fasilitas pelatihan pemerintah yang dapat diakses lintas wilayah. Arah manfaatnya dibuat konkret yaitu semakin baik kompetensi HSE, semakin kecil ruang bagi kelalaian yang berujung pada kecelakaan kerja, gangguan operasional, atau risiko lain yang berdampak pada pekerj a dan keluarganya.

“Dengan pelatihan vokasi yang lebih terstruktur dan bisa dijalankan di berbagai BBPVP/BPVP, dalam mengikuti pelatihan, pekerja dekat dengan domisili,” kata Cris.

Kedua, PCU mengusulkan pemanfaatan BBPVP/BPVP untuk pelatihan operator SPBU melalui Program Energy Service Academy [ESA]. Program ini diarahkan untuk mencetak operator SPBU yang profesional, kompeten, dan siap kerja. Dampaknya dekat dengan kehidupan sehari-hari Masyarakat yaitu layanan di SPBU lebih rapi, standar pelayanan lebih seragam, dan kualitas pelayanan dapat ditopang oleh SDM yang terlatih.

Baca Juga:  Tanpa Perantara, Estimasi Biaya Layanan Listrik Makin Transparan di PLN Mobile

Dari sisi kapasitas nasional, Cris memaparkan kesiapan ekosistem pelatihan vokasi yang dapat mendukung kolaborasi tersebut. Berdasarkan data per Desember 2025, Ditjen Binalavotas memiliki ribuan program pelatihan dalam SIAPkerja serta puluhan ribu skema sertifikasi, didukung jejaring BLK pemerintah, LPK swasta, dan BLK komunitas, serta sebaran BPVP dan satuan pelayanan di berbagai wilayah. Penguatan ini menjadi fondasi agar kerja sama tidak hanya terpusat, tetapi bisa diperluas bertahap sesuai kebutuhan dan ketersediaan fasilitas.

Sebagai tindak lanjut, Kemnaker dan PCU akan melanjutkan pembahasan teknis mengenai model pelatihan, kebutuhan fasilitas, skema pelaksanaan, serta opsi kerja sama berkelanjutan, termasuk penetapan langkah awal [milestone] yang realistis.

Penyusunan dokumen kerja sama akan mengacu pada ketentuan yang berlaku, termasuk pedoman kerja sama sesuai Permenaker Nomor 19 Tahun 2024, agar prosesnya tertib, akuntabel, dan tidak menimbulkan salah tafsir. [AbV/red]

Berita Terkait

Menaker Tinjau Posko THR dan BHR Keagamaan 2026, Pastikan Hak Pekerja Terlindungi Jelang Lebaran
10 Prasejahtera Jambi dari Sambungan Tetangga Tuai Light Up Dream PLN
Kemenkeu Tetapkan Kurs Pajak 4–10 Maret 2026, USD Rp16.800
Berkah Ramadhan, PLN UP3 Lubuklinggau Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga Prasejahtera
SKK Migas Dukung Field Trial Injeksi Chemical di Lapangan Meruap
YBM PLN UID S2JB dan GENCAR Berbagi 300 Paket Buka Puasa-Sahur untuk Warga Palembang
“SENJA KARSA” PEP Jambi Dukung Lansia Desa Kota Karang Jaga Asa Tetap Berdaya
Hunian Layak untuk Buruh, Menaker Siap Perkuat Sinergi dengan BP Tapera

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:22 WIB

Menaker Tinjau Posko THR dan BHR Keagamaan 2026, Pastikan Hak Pekerja Terlindungi Jelang Lebaran

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:08 WIB

Kemenkeu Tetapkan Kurs Pajak 4–10 Maret 2026, USD Rp16.800

Rabu, 4 Maret 2026 - 18:52 WIB

Berkah Ramadhan, PLN UP3 Lubuklinggau Nyalakan Listrik Gratis untuk Warga Prasejahtera

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:42 WIB

Kemnaker–Pertamina Jajaki Kerja Sama Pelatihan HSE dan Operator SPBU

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:24 WIB

SKK Migas Dukung Field Trial Injeksi Chemical di Lapangan Meruap

Berita Terbaru