Kementan RI: OKU Timur Jadi Lumbung Pangan Utama Sumsel

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati OKU Timur, Ir H Lanosin MT MM menyambut langsung kunjungan kerja Staf Ahli Menteri Pertanian Republik Indonesia Bidang Infrastruktur Pertanian, Ir Ali Jamil MP PhD di Desa Banding Agung, Kecamatan Madang Suku III, Minggu 14 Desember 2025.

Bupati OKU Timur, Ir H Lanosin MT MM menyambut langsung kunjungan kerja Staf Ahli Menteri Pertanian Republik Indonesia Bidang Infrastruktur Pertanian, Ir Ali Jamil MP PhD di Desa Banding Agung, Kecamatan Madang Suku III, Minggu 14 Desember 2025.

WIDEAZONE.com, OKU TIMUR | Bupati OKU Timur, Ir H Lanosin MT MM menyambut langsung kunjungan kerja Staf Ahli Menteri Pertanian Republik Indonesia Bidang Infrastruktur Pertanian, Ir Ali Jamil MP PhD di Desa Banding Agung, Kecamatan Madang Suku III, Minggu 14 Desember 2025.

Kunjungan kerja tersebut dirangkaikan dengan Gerakan Tanam Padi Program Cetak Sawah serta peninjauan Optimalisasi Lahan Rawa [OPLAH], sebagai langkah strategis memperluas areal tanam dan meningkatkan produktivitas padi di Kabupaten OKU Timur dan Provinsi Sumatra Selatan.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Menteri Pertanian RI, Ali Jamil, menjelaskan bahwa kunjungan ini difokuskan pada percepatan Program Cetak Sawah dan optimalisasi sistem irigasi pertanian. Di Provinsi Sumatra Selatan, program OPLAH menargetkan cetak sawah seluas 37.000 hektare, dengan hasil Survey Investigasi dan Desain [SID] mencapai 6.149 hektare.

Ia menekankan pentingnya penerapan Sistem Informasi Pengelolaan Irigasi [SIPURI] sebagai kunci peningkatan efisiensi pengelolaan air.

Menurutnya, manajemen irigasi yang tepat sasaran menjadi faktor utama dalam meningkatkan indeks pertanaman, produksi padi, dan luas tambah tanam, khususnya di Kabupaten OKU Timur.

Baca Juga:  Mengakhiri Polemik PGRI: Hormati Putusan Inkrah Pengadilan

Ali Jamil juga mendorong Pemkab OKU Timur segera mengusulkan kebutuhan infrastruktur pertanian agar dapat difasilitasi dalam perencanaan anggaran 2026-2027. Ia menilai OKU Timur memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai lumbung pangan utama Sumatera Selatan.

Beliau juga mengapresiasi sinergi pemerintah pusat, daerah, TNI-Polri, dan petani. Ia menegaskan bahwa seluruh peluang harus dimanfaatkan secara cepat dan tepat agar OKU Timur mampu menjadi daerah surplus beras dan berkontribusi nyata dalam pencapaian swasembada pangan nasional.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Selatan melalui Sekretaris Dinas, Niswatirohmah STp MEp menyampaikan optimisnya bahwa produktivitas padi di wilayahnya akan terus meningkat seiring dengan dukungan program cetak sawah dan rehabilitasi jaringan irigasi. Kehadiran Kementerian Pertanian [Kementan] RI dinilai semakin memperkuat koordinasi teknis di lapangan.

Bupati Enos pada kesempatan ini menegaskan OKU Timur siap menjadi bagian penting dalam rantai ketahanan pangan nasional. Ia mengapresiasi dukungan nyata Kementerian Pertanian RI yang selama ini telah mengucurkan berbagai program strategis, mulai dari pupuk bersubsidi, bantuan alat dan mesin pertanian, hingga program OPLAH dengan sistem cetak sawah.

Baca Juga:  Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah

Menurut Bupati Enos, pembukaan lahan rawa harus diikuti dengan semangat dan keseriusan seluruh pihak untuk mengelolanya secara produktif. Dengan optimalisasi lahan dan penguatan infrastruktur pertanian, ia optimistis OKU Timur mampu berkontribusi besar dalam mewujudkan Sumatra Selatan Mandiri Pangan sekaligus mendukung surplus beras nasional.

“Kita tidak hanya membuka lahan, tetapi menyiapkan masa depan pangan. Lahan yang sudah dibuka harus dikelola maksimal agar memberi manfaat nyata bagi petani dan masyarakat OKU Timur,” tegasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian Intan Rahayu SSi MT, Kepala Staf Korem 044/Garuda Dempo Kolonel Infanteri Andigus Wulandri, Kepala BRMP Tanah dan Pupuk Agus Hasbianto, SP MS PhD, Camat Madang Suku III H Heri Kurniawan ST MM, serta unsur Forkopimda, penyuluh pertanian, para petani dan tamu undangan lainnya.

Laporan Rizal Arisandi

Berita Terkait

Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Semifinal Prancis vs Spanyol Bikin Nobar TVRI Sumsel Membludak
Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa
Direktur Perumda Prabumulih Dipolisikan Soal Dugaan Penggelapan Dana Taping Gas
Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:34 WIB

Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:00 WIB

Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:27 WIB

Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:13 WIB

Semifinal Prancis vs Spanyol Bikin Nobar TVRI Sumsel Membludak

Berita Terbaru