Adapun, Ditjen Perhubungan Udara juga mengalokasikan Rp65,26 miliar untuk menunjang bandara di kawasan industri (KI), yakni Bandara Morowali di KI Morowali dan Bandara Babo di KI Teluk Bintuni.
Selanjutnya, dana sebesar Rp500,15 miliar disiapkan untuk program konektivitas dan jembatan udara. Program ini mencakup beberapa aspek, yakni 220 rute angkutan udara perintis penumpang, 40 rute jembatan udara, 1 rute subsidi operasi angkutan udara kargo, 7.183 drum pax, dan 1.323 drum kargo.
Kemenhub juga menganggarkan dana Rp730,19 miliar untuk pengembangan 18 bandara perbatasan, terisolir, dan rawan bencana. Beberapa bandara yang akan dikembangkan adalah Bandara Long Bawan, Bandara Tebelian, Bandara Depati Paribo, Bandara Nunukan, Bandara Letung, Bandara Mentawai Baru.
Kemudian, dana sebesar Rp850,91 miliar dialokasikan untuk program keselamatan penerbangan mencakup pengadaan pesawat kalibrasi, pengadaan alat bantu surveillance dan contingency plan bidang navigasi penerbangan dan lainnya.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



















