Kadin Indonesia Canangkan Program UMKM Naik Kelas

- Jurnalis

Kamis, 16 Januari 2020 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara pencanangan Program UMKM Naik kelas, yang dicanangkan oleh Ketua Umum Kadin Indonesia Eddy Ganefo, juga didamping Dr Benny Pasaribu (Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pertanian & Agro), Drs. Yockie M Hutagalung, MM (Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang UMKM), segenap Pengurus Kadin Indonesia Pusat dan Daerah, serta pelaku usaha UMKM.

Acara pencanangan Program UMKM Naik kelas, yang dicanangkan oleh Ketua Umum Kadin Indonesia Eddy Ganefo, juga didamping Dr Benny Pasaribu (Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pertanian & Agro), Drs. Yockie M Hutagalung, MM (Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang UMKM), segenap Pengurus Kadin Indonesia Pusat dan Daerah, serta pelaku usaha UMKM.

WIDEAZONE.COM, JAKARTA — Seperti diketahui berdasarkan data bahwa pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebanyak 99,99% dari total pelaku usaha di Indonesia. UMKM telah terbukti tahan atas berbagai krisis dan bahkan menjadi penopang ekonomi nasional.

Namun dalam 10 tahun terakhir, Usaha UMKM jalan ditempat, tanpa ada peningkatan yang bearti, terutama usaha Mikro, yang mencapai 98,7% dari totak pelaku UMKM.

Kadin Indonesia dibawah kepemimpinan Eddy Ganefo, sebagai Ketua Umum, terus mencari cara an solusi agar UMKM dapat berkembang.

“Saya sering berkeliling Indonesia menemui langsung pelaku UMKM, dan dalam minggu ini saja, saya baru saja mengunjungi pelaku UMKM di Palu, Makasar dan Palembang. Sebagian besar mengeluhkan kurangnya modal, dan sebagian lagi karena kurangnya jaringan pasar dan kompetensi,” ujan Eddy Ganefo dalam sambutan pencanangan Program UMKM naik kelas di Kantor Pusat Kadin Indonesia, Rabu 15 Januari 2020.

Kadin Indonesia membuat suatu program dengan nama Program UMKM Naik Kelas, dimana dengan karagori Kuantitatif, yaitu dari Omzet dan Asset. Usaha Mikro dengan Omzet maksimal Rp 300 juta pertahun, akan naik kelas ke Usaha Kecil bila Omzetnya meningkat diatas Rp 300 juta sampai dengan Rp 2,5 milyar dan seterusnya sesuai UU No. 20 tahun 2008.

Baca Juga:  Kredit KSG Bank Sumsel Babel Tawarkan Kemudahan dan Kenyamanan untuk PPPK

Acara pencanangan Program UMKM Naik kelas, yang dicanangkan oleh Ketua Umum Kadin Indonesia Eddy Ganefo, juga didamping Dr Benny Pasaribu (Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pertanian & Agro), Drs. Yockie M Hutagalung, MM (Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang UMKM), segenap Pengurus Kadin Indonesia Pusat dan Daerah, serta pelaku usaha UMKM.

“Saya memulai usaha dari kecil, namun tekad, motivasi dan kerja keras yang membawa usaha saya berkembang. Apapun program UMKM, mulailah dari kemauan diri kita sendiri untuk mau berkembang dan berubah kearah yang lebih baik,” ujar Yockie Hutagalung, Wakil Kadin Bidang UMKM, dalam sambutran penutup acara pencanangan.

Dalam menunjang Program UMKM Naik Kelas, disaat bersamaan Kadin Indonesia melakukan MoU dengan Moodah.Id, sebuah aplikasi guna membantu pelaku UMKM dalam membuat laporan keuangan disertai barcode produk. Pelaku UMKM hanya scan barcode produk yang masuk dan terjual, serta input biaya-biaya, maka laporan keuangan akan secara otomatis tercetak. Juga diberikan item rekomendasi untuk pelaku UMKM dalam mengelola usaha serta kebutuhan modal usahanya dalam aplikasi tersebut.

“Kami siap bekerjasama dan membantu pelaku UMKM Indonesia dalam mengelola keuangan secara mudah dan terukur, sehingga UMKM kedepan akan lebih baik,” Ujar Arini, Direktur Utama Moodah.Id.

Baca Juga:  Bank Sumsel Babel Gelar Lelang Asset di Tiga Wilayah

Juga Kadin Indonesia melakukan penandatangan Mou dengan Soho Pancoran, dalam penggunakan ruang pertemuan untuk membantu kegiatan UMKM naik kelas.

Pencanangan Program UMKM Naik Kelas pada Rabu 15 januari 2020, diawali dengan pelatihan Pembuatan Rencana Usaha (Business Plan), dimana materi disampaikan oleh Raden Tedy (Ketua Lembaga Pengembangan Usaha Kadin Indonesia). “Selama ini pelaku UMKM tidak banyak berkembang, karena dominan tidak memiliki rencana usaha. Dengan pelatihan pembuatan Rencana Usaha ini, diharapkan kedepan, pelaku UMKM memiliki suatu upaya yang lebih terarah dengan target yang ditetapkan,” ujar Raden Tedy mengawali sesi Training.

Program UMKM Naik kelas, salah satunya akan diisi dengan berbagai pelatihan oleh Kadin Indonesia antara lain; Pembuatan Laporan Keuangan, Perencanaan Usaha, UMKM Digital, Perpajakan, Tatacara pengajuan Kredit, Packaging produk, Strategi Usaha dan lain-lain.

Diharapkan program UMKM naik kelas, setidaknya dengan target 20.000 pelaku UMKM akan naik kelas ditahun 2020. Data UMKM naik kelas akan teradministrasi dan dipantau oleh Kadin Indonesia, melalu Aplikasi Moodah. (yfi)

Berita Terkait

Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan
PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx
PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban untuk Masyarakat Sekitar
PLN UID S2JB Siaga Iduladha 1447 H, Pastikan Pasokan Listrik Andal untuk Masyarakat
Gubernur Herman Deru Dukung FESyar Regional Sumatera 2026 untuk Perkuat Ekonomi dan Keuangan Syariah
Wagub Cik Ujang Dorong Peluang Investasi Sumsel dalam Forum Tokoh Politik dan Bisnis Tiongkok–Indonesia
Gaya Hidup Cerdas 2026, Strategi Anak Muda Sumsel Bangun Dana Darurat Lewat Sinergi Pesirah
Bank Sumsel Babel Percepat Digitalisasi Transaksi dan Layanan Publik

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:08 WIB

Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:28 WIB

PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:34 WIB

PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban untuk Masyarakat Sekitar

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:32 WIB

PLN UID S2JB Siaga Iduladha 1447 H, Pastikan Pasokan Listrik Andal untuk Masyarakat

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:25 WIB

Gubernur Herman Deru Dukung FESyar Regional Sumatera 2026 untuk Perkuat Ekonomi dan Keuangan Syariah

Berita Terbaru

Polres OKU Timur menggelar Sidang Isbat Nikah Massal dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 Polres OKU Timur. Nikah massal ini diikuti sebanyak 80 pasangan 

Headlines

Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan

Rabu, 10 Jun 2026 - 17:02 WIB