Jokowi Sebut 10 Daerah Alami Kenaikan Kasus COVID-19

- Jurnalis

Minggu, 2 Mei 2021 - 04:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia Ir H Joko Widodo

Presiden Republik Indonesia Ir H Joko Widodo

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) menyebut jumlah kasus COVID-19 mulai merangkak naik di 10 daerah di antaranya Sumatera Selatan, Aceh dan Lampung. Jokowi mengaku memantau data perkembangan kasus virus corona di seluruh daerah setiap waktu.

Atas kondisi tersebut, dia pun meminta pemerintah daerah sigap merespons perkembangan pandemi. Dia tak ingin lonjakan jumlah kasus COVID-19 kembali terjadi di Indonesia.

“Saya melihat beberapa daerah sudah mulai terjadi kenaikan. Perlu saya sampaikan hati-hati. Di daerah-daerah Sumatera Selatan, Aceh, Lampung, Jambi, Kalbar, NTT, Riau, Sumbar, Bengkulu, Kepri, hati-hati ada kenaikan,” kata Jokowi dalam Pengarahan Presiden RI kepada Kepala Daerah se-Indonesia Tahun 2021 yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (29/4).

Jokowi juga menyebut, ada kenaikan jumlah keterisian tempat tidur di rumah sakit (bed occupancy rate/BOR). Dia mencontohkan keterisian Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Jakarta, yang naik 4 persen dalam dua pekan terakhir.
Kendati mantan Wali Kota Solo itu juga menyampaikan bahwa jumlah kasus COVID-19 di Indonesia mulai menurun beberapa pekan terakhir.

Baca Juga:  Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI

Dia menyebut kasus baru setiap harinya tercatat di kisaran angka 4 ribu hingga 6 ribu. Jumlah itu, menurut Jokowi, jauh di bawah catatan penambahan kasus COVID-19 pada awal tahun. Akan tetapi, dia tak mau masyarakat dan pemerintah daerah terlena dengan keadaan tersebut. “Terus akan kita tekan. Jadi, sekali lagi hati-hati,” ucapnya.

Pada kegiatan yang sama, Jokowi juga mewanti-wanti kepala daerah untuk serius mencermati perkembangan kasus COVID-19 di wilayah masing-masing. Dia ingin pemantauan kasus dilakukan dengan penuh kehati-hatian. “Begitu naik sedikit, segerakan untuk ditekan kembali agar terus menurun,” kata Jokowi mengingatkan.

Imbauan itu disampaikan Jokowi demi mencegah situasi serupa India dialami Indonesia. Peringatan akan potensi lonjakan kasus sebelumnya sempat diutarakan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito.

Baca Juga:  160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Wiku mengatakan itu bertolok pada gambaran global grafik perkembangan kasus Covid-19 di berbagai negara dunia. Beberapa negara yang dia contohkan mengalami lonjakan kasus Covid-19 di antaranya India, Turki dan Brazil.

“Apabila Indonesia tidak hati-hati dan disiplin menjalankan protokol kesehatan, tidak menutup kemungkinan kita dapat mengalami lonjakan kasus yang signifikan dan tentunya sangat berpotensi berujung fatal,” kata Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Kamis (29/04/2021)

Terpisah saat dihubungi awak media, Sabtu (01/05/202), Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM mengingatkan kepada Masyarakat Sumsel tetap Hati hati dan Waspada dalam beraktivitas, “Taati Prokes, rajin mencuci tangan dengan Sabun, jaga jarak ,selalu memakai masker jangan berkerumun dan kurangi mobilitas serta jangan dulu pulang Kampung atau Mudik,” tukas Supriadi singkat. (rel)

Berita Terkait

Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:58 WIB

BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WIB

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:21 WIB

Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Berita Terbaru