“Jelang Pensiun” Presiden Ajukan Hak: Jokowi Fokus Selesaikan Tugas

- Jurnalis

Minggu, 18 September 2022 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan kepada KADIN Provinsi Se-Indonesia, di TMII, Jakarta Timur, Selasa (23/08/2022)

Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan kepada KADIN Provinsi Se-Indonesia, di TMII, Jakarta Timur, Selasa (23/08/2022)

WIDEAZONE.com, JAKARTA | Menjelang masa akhir jabatan, Presiden Joko Widodo [Jokowi] telah mengajukan tanah dan rumah yang menjadi hak pensiun para kepala negara. 

Hal itu disampaikan Politikus PDI Perjuangan Adian Napitulu saat di Bogor, Jawa Barat, [16/09] dikutip dari Merdekacom, Minggu [18/09/2022].

“Dia sudah siapkan sedang mengajukan tawaran, kan setiap mantan presiden diberikan tanah dan rumah untuk usia tua sebagai penghargaan negara, dia sudah siapkan itu,” ungkap Adian. 

Presiden Joko Widodo tidak pernah mewacanakan untuk maju lagi pada pemilihan presiden [Pilpres] 2024 walaupun sudah menginjak dua periode. 

Baca Juga:  Gubernur Herman Deru Wajibkan Pemberi Kerja di Sumsel Lapor Loker Melalui SIAPkerja

Adian juga memastikan tidak ada keinginan Presiden Jokowi untuk maju lagi sebagai calon wakil presiden di 2024 mendatang. Sampai terakhir saya ketemu dengan presiden, dia tidak pernah bicara seperti itu. “Dia tidak pernah bicara tiga periode,” tegasnya. 

Pihak yang melemparkan isu Jokowi kembali maju di Pilpres hanya asal bicara. Hal ini, kata Adian, justru membahayakan rakyat karena ditempatkan pada situasi yang simpang siur karena pernyataan yang belum bisa dibuktikan.

Baca Juga:  Kejari Palembang Terima Pelimpahan Tahap II Kasus Dugaan Korupsi BPFK

“Banyak orang yang tidak bisa mempertanggungjawabkan kata-katanya, asal bicara saja. Tapi kan korbannya rakyat,” ujarnya. 

Jokowi menjamin akan fokus untuk menyelesaikan tugas di sisa masa jabatannya. Jokowi tidak peduli dengan segala fitnah.

“Presiden cuma pernah berkata kepada saya, saya akan selesaikan tugas-tugas yang dibebankan kepaad saya. Kewajiban-kewajiban secara konstitusional akan diselesaikan. Dia tidak peduli tuh mau fitnah segala macam. Mungkin Jokowi adalah presiden yang paling banyak difitnah di Republik ini,” tuturnya. [JFA]

Berita Terkait

Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan
PN Palembang Tegaskan Eksekusi Lahan Eks Cineplex Cinde Sah, Perlawanan Tergugat Tak Hentikan Pelaksanaan
DPP PKB Tetapkan KSB Definitif DPC se-Sumsel, Sejumlah Pengurus Diganti Usai Evaluasi Kinerja
Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎
ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat
Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan
AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK
SCW Soroti Kejanggalan Kondisi Prima Salam, Desak BNN Periksa Menyeluruh

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:56 WIB

Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:22 WIB

PN Palembang Tegaskan Eksekusi Lahan Eks Cineplex Cinde Sah, Perlawanan Tergugat Tak Hentikan Pelaksanaan

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:29 WIB

ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:02 WIB

Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan

Berita Terbaru