Jalan Tol Palembang-Kayuagung Berlubang Tuai Atensi DPR RI

- Jurnalis

Kamis, 23 Desember 2021 - 00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Jalan Tol Palembang-Kayuagung [Photo: Abror Vandozer]

Kondisi Jalan Tol Palembang-Kayuagung [Photo: Abror Vandozer]

Ishak Mekki: Jalan Tol bukan Jalan Biasa

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Banyaknya keluhan pengendara yang melintasi jalan tol Palembang-Kayuagung akan kondisi jalan berlubang dan bergelombang, menuai atensi serius dari anggota DPR RI asal Sumsel Ishak Mekki.

“Sejak awal digunakan jalan tol tersebut, kondisi jalan tidak pernah beres atau mulus,” ungkap Ishak Mekki.

Dikatakan Ishak, memang benar rusak, dan dari awal kita suarakan dengan lantang pada Kementerian PUPR, kok jalan baru selesai uji kelayakan sampai diresmikan oleh orang nomor satu di Negeri ini Presiden Jokowi, jalan tol ini selalu bongkar pasang. “Gali lubang tutup lubang tak henti hentinya sepanjang hari sampai saat ini,” ujarnya dikutip dari keterangan persnya melalui Wideazone.com, Kamis [23/12/2021]

Menurut Eks Gubernur Sumsel ini, dengan adanya hal itu, tentu menimbulkan banyak dampak, khususnya kenyamanan pengendara yang melintas, bahkan sering terjadi kecelakaan akibat menghindar lubang atau plang perbaikan jalan tersebut.

“Ini yang kita sesali, karena ini jalan tol bukan jalan biasa, dan dananya pun sangat besar, semestinya jalannya berkualitas mengingat pengendara sudah membayar,” jelasnya.

Sebagai anggota Komisi V DPR RI, pihaknya selalu mengingatkan baik dengan Dirjen dan jajarannya, maupun dengan aparat balai jalan yang ada di Sumsel ini untuk segera memperbaikinya.

Baca Juga:  Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan

“Kalau kerusakan itu sedikit atau tidak begitu parah, masyarakat atau pengendara memaklumi. Tapi  kalau sepanjang hari, sepanjang bulan atau sepanjang tahun rusak melulu bagaimana? ucap mantan Bupati OKI dua periode ini.

Ini kalau saya boleh sebut gagal kontruksi, karena tidak ada alasan itu di bangun di atas rawa atau tanah lembek dan sebagainya, karena  itu semua melalui proses menentukan konstruksinya, ada pengkajian, survey, dan tanahnya disondir, perhitungan konstruksinya dihitung oleh yang ahlinya dan diawasi konsultan. “Serta ada manajemen konstruksi,” papar mantan Kepala Dinas PU BM provinsi Sumsel ini.

Meski diperbaiki berkali- kali, tutur Ishak Mekki, tapi hasilnya tidak berkualitas dan menurut pengamatan dirinya tol Lampung-Palembang merupakan tol yang terjelek kualitasnya terkhusus tol Pematang Panggang-Kayuagung – Palembang yang terparah.

“Mudah- mudahan cepat diambil tindakan yang pas, untuk konstruksi perbaikan tersebut, tapi saya yakin pengelola jalan tol secepatnya akan menuntaskan kerusakan ini, agar pemakai jalan tol yang berbayar ini merasa nyaman dan aman,” tegas Ishak yang mengaku selalu melewati jalan tol Lampung-Palembang.

Masyarakat Sumatera Selatan, dari dulu berharap kapan jalan tol di Sumsel ini terwujud, mengimpikan jalan tol di Sumsel ini bisa diwujudkan, dan alhamdulillah di kepemimpinan Jokowi, mimpi ini  bisa diwujudkan, dan tentunya masyarakat berterima kasih, mengingat tidak mungkin jalan tol tersebut bisa terwujud tanpa ada kemauan keras dan kebijakan Jokowi atas terwujudnya jalan tol tersebut.

Baca Juga:  Semifinal Prancis vs Spanyol Bikin Nobar TVRI Sumsel Membludak

“Tapi sayang waktu pelaksanaan pengawasannya kurang diperhatikan,” ujarnya dengan nada kecewa.

Selain itu, meski DPR tidak memiliki kewenangan soal memanggil pihak pengelola, namun pihaknya akan memanggil Menteri terkait, agar ke depan menegur pihak pengelola tol untuk segera memperbaiki.

“Memang itu sudah kewenangan pengelola jalan tol, tapi bisa saja waktu RDP dengan Menteri, Dirjen Bina Marga untuk menegur pihak pengelola agar segera diperbaiki, apa lagi beberapa hari lagi Nataru (Natal dan Tahun Baru) orang semakin banyak bepergian,” tandasnya.

Sementara, Kiki dan Suryadi pengendara mobil minibus yang sering melintas di jalan tol mengeluhkan buruknya kondisi jalan di mana mereka harus menghindari lubang lubang sepanjang jalan dari Palembang hingga menuju Kayuagung.

“Waduh, mas ketika kita ingin cepat, eh ternyata ada lubang terpaksa harus pelan karena harus mewaspadai lubang. Kalo tidak, bisa bisa berimbas pada ban, ini saja sudah berapa kali kita masuk lubang,” ucapnya singkat.

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:17 WIB

Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Berita Terbaru