Klaim Pemotongan 50 Persen, 20 Honorer Resah
Di sisi lain, keterangan dari tenaga honorer pada sejumlah media, Gatur justru menggambarkan situasi yang jauh dari kata sukarela. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa sekitar 20 petugas honorer Gatur merasa resah akibat pemotongan honor yang mereka terima.
Seorang petugas Gatur yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan, setiap kegiatan mereka seharusnya menerima honor sebesar Rp600 ribu. Namun, uang tersebut tidak sepenuhnya mereka nikmati.
Menurut pengakuannya, honor awalnya ditransfer penuh ke rekening petugas, namun atas arahan HRL, yang disebut sebagai Kasi Pengendalian Operasional Transportasi Jalan dan Rel [Dalops TJR] Dishub Palembang, uang tersebut harus ditransfer kembali.
“Kami diminta mentransfer kembali ke bagian Dalops melalui rekening pribadi staf Dalops berinisial IPR, katanya untuk laporan,” ujarnya.Setelah proses tersebut, petugas Gatur hanya menerima Rp300 ribu, atau setengah dari hak yang seharusnya mereka terima.
Diduga Terjadi Selama 4 Tahun
Yang lebih mengkhawatirkan, praktik ini diduga bukan terjadi sekali atau dua kali. Petugas tersebut mengklaim pemotongan honor telah berlangsung sekitar empat tahun.“Setiap ada kegiatan kami hanya menerima Rp300 ribu. Dalam sebulan paling sedikit ada empat kegiatan,” katanya.
Jika klaim tersebut benar, maka potensi kerugian yang dialami para petugas honorer bisa terakumulasi cukup besar, sekaligus membuka pertanyaan serius terkait tata kelola keuangan kegiatan di lingkungan Dishub Palembang.
Laporan/Editor Abror Vandozer
Halaman : 1 2


![Kantor Inspektorat Kota Palembang [Foto: Abror Vandozer-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/01/20260119_102700_copy_3718x1826-scaled-800x393.jpg)
![Kota Palembang menggandeng Rumah Sakit Permata Palembang melalui penandatanganan nota kesepahaman [Memorandum of Understanding/MoU] yang dirangkaikan dengan kegiatan donor darah, Kamis 22 Oktober 2026, di RS Permata Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261022-WA0007-225x129.jpg)




![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-225x129.jpg)
![Kota Palembang menggandeng Rumah Sakit Permata Palembang melalui penandatanganan nota kesepahaman [Memorandum of Understanding/MoU] yang dirangkaikan dengan kegiatan donor darah, Kamis 22 Oktober 2026, di RS Permata Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261022-WA0007-129x85.jpg)






![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-360x200.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

