Ia pun menyambut baik digelarnya FKB. “Ini untuk memperkuat dialog, memperluas kerja sama, dan merencanakan pembangunan bersama,” ujar Lu Kang.
Ia menekankan, sejak beberapa tahun ke belakang, hubungan kerja sama antar Indonesia dan Tiongkok telah menghasilkan banyak hal. Dari rasa saling percaya bidang politik, kerja sama bidang ekonomi dan perdagangan, konsolidasi opini publik, dan prospek lainnya.
“Tahun ini juga menandai peringatan sepuluh tahun pembentukan kemitraan strategis komprehensif Indonesia-Tiongkok. Juga peringatan inisiatif yang dicetuskan Presiden Xi Jinping terkait Jalur Sutera Maritim Abad 21 di Indonesia,” katanya. (JFA)



















