Indonesia dan Mesir Punya Kemiripan Wasathiyah Islam

- Jurnalis

Selasa, 6 Oktober 2020 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (MENKO POLHUKAM) Mahfud MD menerima Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBP) Republik ArabMesir untuk Indonesia Ashraf Mohamed Moguib Sultan, di kantor Menko Polhukam, Selasa (6/10/200).

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (MENKO POLHUKAM) Mahfud MD menerima Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBP) Republik ArabMesir untuk Indonesia Ashraf Mohamed Moguib Sultan, di kantor Menko Polhukam, Selasa (6/10/200).

INDONESIA dan Mesir memiliki kemiripan terkait dengan Wasathiyah Islam, atau moderasi Islam.

Wasathiyah Islam atau Islam moderat di Indonesia dikembangkan melalui organisasi masyarakat islam seperti NU, Muhammadiyah, dan MUI.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (MENKO POLHUKAM) Mahfud MD saat menerima Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBP) Republik ArabMesir untuk Indonesia Ashraf Mohamed Moguib Sultan, di kantor Menko Polhukam, Selasa (6/10/200).

Ada kemiripan tentang kampanye Wasathiyah Islam atau moderasi Islam, dikatakan Mahfud MD, juga dikembangkan di Indonesia oleh ormas ormas seperti Nu, Muhammadiyah, MUI. “Islam jalan tengah atau Islam moderat, yang tidak ekstreme ke kanan dan tidak ekstrim ke kiri,” ujarnya.

Baca Juga:  Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi--CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Menko menambahkan, konsep Wasathiyah yang dikembangkan di Mesir, melalui Universitas Al Azhar di Kairo, memberikan kontribusi yang besar bagi pembangunan Islam tak hanya di Mesir, namun juga di Indonesia. Indonesia juga memiliki banyak intelektual muslim, yang lulus dari Universitas Al Azhar.

“Konsep Wasathiyah di Mesir melalui Al Azhar University, Universitas yang usianya sudah lebih dari seribu tahun ada di Mesir di Kairo. Itu memberi sumbangan yang besar bagi pembangunan Wasathiyah Islam bukan hanya di mesir tapi juga di Indonesia. Karena banyak sekali alumni-alumni Al Azhar di Indonesia yang juga mengembangkan konsep itu, seperti Quraish Shihab, Alwi Shihab, Mantan Gubernur NTB Zainul Majdi, mereka mengembangkan konsep Wasathiyah Islam di sini,” ujar Menko Polhukam.

Baca Juga:  Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI

Konsep Wasathiyah di Indonesia sendiri adalah konsep negara yang membawa Islam ke dalam Ideologi Pancasila.

“Indonesia negara berdasar ideologi Pancasila tetapi membawa islam di dalam Ideologi Pancasila. Tidak ekstrim ke kanan tidak ekstrim ke kiri, dan bersifat inklusif, dan negara memberikan perlindungan dan kebebasan kepada pemeluk agama untuk melaksanakan ajaran agamanya secara baik dan sejuk, tanpa bermusuhan antara satu dengan lainnya,” tambah Mahfud.

Selain membahas mengenai Islam moderat, pertemuan juga membahas mengenai penanganan terorisme, dan sejumlah kerjasama yang sudah berjalan, seperti kerjasama dalam bidang pendidikan dan juga juga ekonomi politik dan keamanan. (Rel/Abv)

Berita Terkait

Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Pemuda Masjid Dunia Diminta Jadi Perekat Generasi Muda, Gibran Dukung MTQ Internasional
SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
Ancaman El Nino 2026, Ribuan Titik Api Sudah Terdeteksi di Sumatera
Wamenaker: Dunia Kerja Bukan Soal Ijazah Tapi Kompetensi

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Di Tengah Isu Demo Memanas, Hashim Tegaskan Jakarta Aman: Saya Datang Karena Percaya SMSI

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:21 WIB

Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:25 WIB

Pemuda Masjid Dunia Diminta Jadi Perekat Generasi Muda, Gibran Dukung MTQ Internasional

Senin, 11 Mei 2026 - 08:00 WIB

SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia

Berita Terbaru