HUT Lalu lintas Ke 64, Ditlantas Polda Sumsel Gelar Lomba Pocil

- Jurnalis

Kamis, 19 September 2019 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Direktur Ditlantas Polda Sumsel, AKBP Dwi Sulistyawan SIK SH MM

Wakil Direktur Ditlantas Polda Sumsel, AKBP Dwi Sulistyawan SIK SH MM

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel Menggelar Lomba Pocil (Polisi Cilik) untuk mewujudkan generasi muda yang tertib berlalu lintas di jajaran Polda Sumsel yang di ikuti oleh 14 kabupaten se-Sumsel, berlokasi di Gedung Dr Warsito Pakri, kecamatan Ilir timur II Palembang, Rabu (18/09/19).

Total Peserta sejumlah 14 tim, satu tim berjumlah 25 orang perwakilan dari setiap Satlantas Polres di wilayah Sumsel, Setiap regu Pocil menampilkan atraksi yang luar biasa, dengan seragam Pocil dan atribut lengkap, sehingga membuat anak-anak yang menjadi Pocil ini tampak gagah.

Wakil Direktur Ditlantas Polda Sumsel, AKBP Dwi Sulistyawan SIK SH MM, mengatakan bahwa diadakannya lomba Pocil bertujuan untuk memberikan pendidikan anak di usia dini dan membentuk karakter disiplin sejak usia dini.

Untuk Juara 1 di menangkan oleh Pocil dari Polres Musi Banyuasin (muba), Juara 2 Pocil Polres oku, Juara 3 Pocil Polres Prabumulih. Kemudian, untuk Juara harapan 1 Pocil Polres OKI, Juara harapan 2 Pocil Polres pagar alam, Juara harapan 3 Pocil Polres Mura, dan Juara Favorit di raih oleh Pocil Polres OKU Selatan, untuk hadiahnya berupa tropi, piagam, dan uang pembinaan.

Baca Juga:  Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

“Kedepannya, adik-adik Pocil akan menjadi contoh sekaligus pelopor keselamatan dalam berlalu lintas,” ujar Dwi.

Dikatakan Dwi, mereka merupakan Pocil yang terbaik, tetapi ada juga yang lebih baik, rencana tahun depan penilaian Lomba Pocil ini Jurinya dari mabes Polri,” ungkapnya.

Dwi menambahkan yakin untuk tahun depan buat para peserta akan lebih baik lagi, jangan kalau tidak terpilih sebagai juara akan patah semangat, tetapi harus tetap semangat. Mudah- mudahan dikemudian hari adik- adik bisa meneruskan cita – citanya menjadi anggota Polri.

Wadirlantas berharap dikedepan semoga pihak Daerah (Pemda) setempat turut mendukung dalam pembentukan karakter melalui lomba Pocil ini karena Hal tersebut merupakan hal yang positif bagi anak– anak, serta orang tua pun ikut senang dan bangga karena diadakannya Lomba Pocil ini ” tegasnya.

Kasatlantas Polres Muba AKP Chandra Kirana SH SIK MSi
Kasatlantas Polres Muba AKP Chandra Kirana SH SIK MSi

Sementara itu, Kasatlantas Polres Muba AKP Chandra Kirana SH SIK MSi selaku Pembina Pocil Polres Muba mengatakan Polisi cilik (Pocil) Polres Muba berlatih kurang lebih 5 bulan dan koreografi diajarkan oleh anggota sendiri tidak ada campur tangan orang sipil,” kata Chandra Saat ditemui usai Lomba Pocil di Pakri, Rabu (18/09/19) sore.

Dikatakan Chandra, Tahun lalu Pocil Polres Muba Meraih juara 2 karena kurangnya di koreografi dan tahun ini gerakan lalu lintas di tingkatkan,” dirinya sangat senang mengetahui jadi juara dan merasa terbalaskan jerih payah selama ini, anak anak berlatih giat,” jelasnya.

Baca Juga:  BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan--Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

“Pihak Pemda Muba sangat mensuport tapi anggarannya belum dianggarkan tahun ini, mungkin dengan juara satu ini akan di bawa menghadap bupati dan minta dianggarkan pada tahun 2020 mendatang, Pocil Muba harus dianggarkan dalam APBD daerah,” harapnya.

Chandra berharap, kedepan juara ini akan dapat di pertahankan karena ini memang yang pertama didapat oleh Polres Muba dan juga membawa nama baik kabupaten Muba serta menjadi hadiah untuk Bupati, semoga tahun depan akan diadakan kembali dengan anggaran daerah karena Pocil ini membentuk disiplin dari usia dini,” pungkasnya.

 

Laporan: Andre/Hany

Berita Terkait

BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:58 WIB

BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WIB

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Berita Terbaru

Bayumi AP SE MSi [Praktisi Pendidikan dan Ketua Komunitas]

Opini

Memaknai Kemerdekaan: Dari Ruang Kelas untuk Indonesia

Jumat, 21 Agu 2026 - 10:23 WIB