Herman Deru Yakini Keberadaan Pengurus Wanita Tani Nelayan Mampu Tingkatkan Produktifitas Petani Peternak di Sumsel

- Jurnalis

Senin, 21 Agustus 2023 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengukuhan Pengurus Wanita Tani Nelayan Provinsi Sumsel masa bhakti 2023-2028 yang juga dirangkaikan dengan Pelatihan dan evaluasi pendamping petugas teknis peningkatan produksi peternakan, bertempat di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Senin (21/8) malam

Pengukuhan Pengurus Wanita Tani Nelayan Provinsi Sumsel masa bhakti 2023-2028 yang juga dirangkaikan dengan Pelatihan dan evaluasi pendamping petugas teknis peningkatan produksi peternakan, bertempat di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Senin (21/8) malam

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Keberhasilan pembangunan pertanian sangat ditentukan peran serta semua pihak, baik itu  pemerintah, masyarakat tani selaku pelaku utama  dan pemangku kepentingan lainnya.

Di sela-sela pengukuhan Pengurus Wanita Tani Nelayan Provinsi Sumsel masa bhakti 2023-2028 yang juga dirangkaikan dengan Pelatihan dan evaluasi pendamping petugas teknis peningkatan produksi peternakan, bertempat di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Senin (21/8) malam, Gubernur Sumsel H Herman Deru menyakini mereka yang dikantik  merupakan  orang pilihan yang dipercaya mampu mengemban tugas dan tanggung jawab dalam memajukan pembangunan pertanian di Sumsel

“Secara pribadi dan atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, saya apresiasi organisasi yang sangat mulia ini,” ucap Herman Deru. 

Dia mengakui, profesi petani kerap kali menjadi pilihan terakhir, padahal petani memiliki sumbangsih yang sangat besar terhadap kedaulatan pangan Indonesia. Oleh sebab itu Pemprov Sumsel menyampaikan apresiasi untuk Pengurus Kelompok Wanita Tani Nelayan yang telah mengorbankan waktu, tenaga, pikiran untuk orang banyak. 

Baca Juga:  Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi "All-in" Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

“Tugas ibu-ibu adalah memotivasi para petani khususnya kaum wanita.   Saya harap juga kepengurusan kabupaten/ kota segera dibentuk, targetnya peningkatan produktifitas Sumsel selalu unggul dalam peningkatan produksi pangan, terbukti kita peringkat 5 terbaik di Indonesia,” imbuhnya.

Herman Deru menuturkan, tidak cukup hanya memberikan pembinaan kepada peternak, tetapi harus mampu mendorong pemanfaatan berbagai kemajuan teknologi. 

“Menumbuhkan jiwa wirausaha dalam meningkatkan produksi ternak untuk mencapai kesejahteraan. Jadi peran pendamping bukan saja hanya untuk membimbing peningkatan produktifitas, tapi juga menjadikan peternak yang berjiwa entreprenuer dan mengerti bisnis,” tandasnya.

Baca Juga:  RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perternakan Provinsi Sumsel Ir. Ruzuan Efendi, M.M melaporkan, pelatihan dan Evaluasi Perkembangan Tenaga Pendamping Petugas Teknis Peningkatan Produksi Peternakan (P2TP3) Provinsi Sumsel ini diikuti oleh 190 orang Tenaga P2TP3.

Selain itu kegiatan ini juga disandingkan jdengan  pelantikan dan pengukuhan wanita tani nelayan provinsi Sumatera Selatan masa bhakti 2023-2028 dengan jumlah pengurus sebanyak 42 orang yang berasal dari berbagai kelompok Wanita Tani Nelayan dari kabupaten/kota se-Provinsi Sumsel. 

“Pelatihan ininmerupakan wadah menimba ilmu dan bertukar informasi antar tenaga pendamping petugas teknis peningkatan produksi peternakan di Provinsi Sumatera Selatan,” pungkasnya. *

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Berita Terbaru