Herman Deru Segera Kirim Bantuan Benih dan Saprodi untuk Petani yang Sawahnya Gagal Panen Terendam Banjir

- Jurnalis

Jumat, 10 Maret 2023 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Provinsi Sumatera Selatan [Sumsel] H Herman Deru menginstruksikan pemerintah provinsi Sumsel segera mengirimkan sarana produksi [saprodi] pertanian.

Gubernur Provinsi Sumatera Selatan [Sumsel] H Herman Deru menginstruksikan pemerintah provinsi Sumsel segera mengirimkan sarana produksi [saprodi] pertanian.

WIDEAZONE.com, MUARA ENIM | Menjawab keluhan masyarakat yang sawahnya terendam banjir dan menyebabkan gagal panen, Gubernur Provinsi Sumatera Selatan [Sumsel] H Herman Deru menyatakan pemerintah provinsi Sumsel segera mengirimkan sarana produksi [saprodi] pertanian. 

Hal tersebut disampaikan langsung saat Gubernur Provinsi Sumsel Herman Deru meninjau langsung posko penanganan banjir yang berada di Desa tanjung Raman Kecamatan Ujan Mas  Jum’at (10/3) petang.

Dengan didampingi oleh Plt Bupati Muara Enim Ahmad Usmarwi Kaffah dan Duta Literasi Provinsi Sumsel Ratu Tenny Leriva, Gubernur Herman Deru meminta pemerintah kabupaten Muara Enim dapat mengelola dampak banjir dengan sebaik-baiknya, terlebih menginventarisir dan mengecek langsung berapa banyak sawah masyarakat yang gagal panen disebabkan oleh banjir. 

Baca Juga:  Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi "All-in" Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

“ Diinventarisir dulu, dan saya minta pak Bupati ini cek langsung kalau ada sawah yang terdampak dan gagal panen tolong laporkan, akan kita bantu saprodinya kemudian potensi kepanenannya yang memang dihantam banjir,” tegasnya.

Ia menjelaskan intensitas curah hujan yang cukup tinggi, membuat air sungai meluap dan menggenangi persawahan petani. Oleh sebab itu pihaknya berupaya agar pemulihan lahan sawah terdampak banjir di Kabupaten Muara Enim dilakukan secara cepat dan tepat. 

Baca Juga:  Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

“Pasalnya, bencana banjir secara langsung dapat menganggu produksi beras dan menimbulkan kerugian bagi para petani. Pada waktu kejadian kita khawatir semua padahal Allah SWT sekedar memberikan kita peringatan kepada kita semua, bahwa kita ini tidak ada apa-apanya dibanding kekuasaan Allah SWT. Kita bisa berkumpul disni karena kekuatan, oleh sebab itu kita jangan mengurangi rasa syukur kita,” tandasnya.****

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Berita Terbaru