Harlapan 2025, Wali Kota Ratu Dewa Ajak Warga Lawan Intoleransi dan Hoaks

- Jurnalis

Senin, 2 Juni 2025 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Palembang Ratu Dewa memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Wali Kota, Senin 2 Juni 2025.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Wali Kota, Senin 2 Juni 2025.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila [Harlapan] sebagai momentum bagi Bangsa Indonesia, tak terkecuali digelar di halaman Kantor Wali Kota Palembang, berlangsung khidmat, Senin 2 Juni 2025.

Helatan Harlapan tahun ini dipimpin Wali Kota Palembabg Ratu Dewa, dan pembacaan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia [BPIP RI].

“Pentingnya Pancasila sebagai fondasi moral, arah pembangunan, dan penuntun kehidupan berbangsa,” ungkapnya dalam pidato.

Ratu Dewa menyebut Pancasila bukan hanya teks sejarah, melainkan jiwa bangsa yang mempersatukan lebih dari 270 juta penduduk Indonesia dalam bingkai keberagaman. “Pancasila adalah rumah besar kita semua. Dari Sabang sampai Merauke, kita bersatu dalam perbedaan,” tegasnya.

Ratu Dewa menyoroti bahwa di era globalisasi dan digitalisasi saat ini, tantangan terhadap nilai-nilai Pancasila semakin nyata.

Baca Juga:  "Enjoy" Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎

Radikalisme, intoleransi, dan hoaks digital disebut sebagai ancaman serius bagi kohesi sosial bangsa.

Untuk itu, ia menyerukan revitalisasi nilai-nilai Pancasila ke dalam seluruh sektor kehidupan, pendidikan, birokrasi, ekonomi, dan ruang digital.

“Ideologi Pancasila harus hadir dalam dunia pendidikan, melalui kurikulum dan keteladanan yang menumbuhkan karakter bangsa sejak dini,” ujarnya.

“Kemudian di birokrasi dan pemerintahan, yang menjunjung tinggi keadilan, transparansi, dan pelayanan publik yang berpihak pada rakyat,” kata dia.

Selain itu, sambung Dewa, bidang ekonomi dengan memastikan kesejahteraan tidak dinikmati segelintir, tetapi merata hingga ke akar rumput melalui penguatan UMKM dan koperasi.

Rang digital juga harus dibersihkan dari hoaks, ujaran kebencian, dan intoleransi, serta diisi dengan semangat etika dan gotong royong. “Kemajuan tanpa arah ideologis akan mudah goyah. Pancasila adalah kompas pembangunan kita menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Dewa.

Baca Juga:  Ratu Dewa Soroti 114 Anak Sungai Palembang, Camat dan Lurah Diminta Telusuri Sejarahnya

Ratu Dewa juga menyampaikan bahwa keberhasilan menjaga dan mengamalkan Pancasila bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau lembaga formal.

Seluruh elemen bangsa—tokoh agama, masyarakat, ASN, pelajar, hingga pemuda—memiliki tanggung jawab untuk menjadikan Pancasila sebagai laku hidup sehari-hari.

“Kita ingin Indonesia bukan hanya maju dalam angka statistik, tapi juga luhur dalam budi dan bijaksana dalam bersikap,” katanya.

Dewa menegaskan, upacara peringatan Hari Lahir Pancasila ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi momentum untuk meneguhkan tekad bersama dalam merawat nilai-nilai dasar kebangsaan.

“Pemerintah Kota Palembang di bawah kepemimpinan RDPS terus mendorong kebijakan yang berakar pada Pancasila—mulai dari pelayanan publik, penataan kota, hingga penguatan karakter generasi muda,” tukasnya. [AbV/red]

Berita Terkait

Revitalisasi Rusun Ilir Barat Dikebut, Kementerian PKP Turun Langsung ke Palembang
Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA
Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan
CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar
Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi
EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:05 WIB

Revitalisasi Rusun Ilir Barat Dikebut, Kementerian PKP Turun Langsung ke Palembang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:38 WIB

CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:47 WIB

RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi

Berita Terbaru