WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Di tengah pandemi COVID-19, penjual bendera Merah Putih, dan umbul umbul di sepanjang jalan angkatan 45 mengeluhkan sepinya pembeli menjelang peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus tahun ini.
“Tahun ini sepi pembeli, pendapatan berkurang jauh tak seperti tahun sebelumnya. Satu hari hanya dua hingga tiga lembar bendera, kalo tahun sebelum datangnya pandemi kita selaku penjual dapat menjual sampai 10 lembar sekarang berbeda,” ungkap Ahmad Sofian (62) warga Lorong Majapahit RT 01 RW 01, Angkatan 45, Kecamatan Ilir Barat I, yang menjajakan dagangannya di pusat Kota Palembang.
Dikatakan Sofian, dirinya telah menggeluti sebagai penjual bendera sudah tiga tahun. Bendera, umbul umbul untuk 17 Agustusan ini kita peroleh dari daerah Garut. “Omzet penjualan lumayan namun yang kita peroleh untuk tahun ini tak seperti yang didapat sebelumnya. Seumpama harga bendera Rp20 ribu, kita jual dengan harga Rp25 ribu, jadi Rp5000 keuntungannya, Alhamdulillah itulah yang didapat,” jelasnya.
Penurunan pembeli, ujar Sofian akibat pandemi COVID-19 yang sudah masuk dua tahun. Di satu sisi kita juga mengais rezeki untuk penghidupan sehari hari dan kita juga dihadapi dengan kondisi yang memprihatinkan. “Kita selaku masyarakat bawah hanya bisa mengandalkan dari pencarian seperti ini,” keluhnya.
Terkait bantuan selama masa pandemi, Sofian menuturkan tak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah. Saya tinggal bersama saudara yang kesehariannya hanya menjual manisan kecil kecilan. “Untuk membantu saudara saya, ini lah yang bisa dilakukan,” ucapnya.
Harapan saya di usia Indonesia yang menginjak 76 tahun, semoga Negeri ini semakin maju, dan pemerintah dapat memberikan yang terbaik bagi bangsa ini. “Jika ada bantuan yang akan disalurkan, tolong kami juga diperhatikan dan dibantu,” harapnya.
Laporan Abror Vandozer



![Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika [Kominfo] Kota Palembang, Kemas Haikal saat mendampingi Wali Kota Ratu Dewa.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261024-WA0003-225x129.jpg)

![Regulasi Izin Pertambangan Rakyat [IPR] dan tata kelola distribusi bahan bakar minyak [BBM] menjadi fokus pembahasan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan [Sumbagsel] bersama Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261023-WA0026-225x129.jpg)
![Massa Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA Sumsel] menggeruduk Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan [Kejati Sumsel], Jumat 23 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261023-WA0012_copy_1489x694-225x129.jpg)
![Kota Palembang menggandeng Rumah Sakit Permata Palembang melalui penandatanganan nota kesepahaman [Memorandum of Understanding/MoU] yang dirangkaikan dengan kegiatan donor darah, Kamis 22 Oktober 2026, di RS Permata Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261022-WA0007-225x129.jpg)

![Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika [Kominfo] Kota Palembang, Kemas Haikal saat mendampingi Wali Kota Ratu Dewa.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261024-WA0003-129x85.jpg)

![Regulasi Izin Pertambangan Rakyat [IPR] dan tata kelola distribusi bahan bakar minyak [BBM] menjadi fokus pembahasan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan [Sumbagsel] bersama Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261023-WA0026-129x85.jpg)
![Massa Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA Sumsel] menggeruduk Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan [Kejati Sumsel], Jumat 23 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261023-WA0012_copy_1489x694-129x85.jpg)
![Kota Palembang menggandeng Rumah Sakit Permata Palembang melalui penandatanganan nota kesepahaman [Memorandum of Understanding/MoU] yang dirangkaikan dengan kegiatan donor darah, Kamis 22 Oktober 2026, di RS Permata Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261022-WA0007-129x85.jpg)


![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-360x200.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

