“Kemenpora sejak dari awal, sejak mereka kualifikasi, sejak pemberangkatan, dan apresiasi Bapak Presiden sudah jelas, bahkan tidak saja yang mendapat medali, yang tidak mendapatkan pun dapat penghargaan,” jelas Menpora.
“Olimpiade Tokyo sudah selesai, segera persiapan menuju 2024, tiga tahun waktu yang singkat, ada perluasan basis cabor yang memungkinkan meraih prestasi mengacu Desain Besar Olahraga Nasional. Paris 2024 harus lebih baik dari Tokyo 2000,” tutupnya.
Sementara dua Srikandi Bulutangkis Indonesia tidak menyangka mendapatkan rumah di PIK 2, karena bagi keduanya, bulutangkis adalah jalan hidup, setiap bertanding hanya berpikir untuk menang, tidak berpikir bonus, karena diyakini ketika mempersembahkan prestasi terbaik bagi bangsa dan negara, apresiasi dan penghargaan akan mengikuti.
“Ini diluar ekspektasi saya. Setiap bertanding saya hanya berpikir bagaimana mempersembahkan prestasi terbaik, dan terbukti aprsiasi mengikuti,” ujar Greysia.
“Terima kasih ini semuanya, tidak menyangka, orang Konawe yang di peta saja tidak ada ternyata dapat hadiah dan berada disini,” kata Apriani terbata-bata. (JN)

















![Presiden RI Prabowo Subianto [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20250227-WA0099-scaled-266x266-1-266x200.jpg)

