Gelombang Kritik Fasilitas Miliaran Wakil Pimpinan DPRD Sumsel, Pengamat: Tunduk Batal–Mundur hingga Belenggu Politik Anggaran

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo DPRD Sumsel. Ist

Logo DPRD Sumsel. Ist

Tidak Proporsional hingga Belenggu Politik Anggaran

Kritik juga datang dari kalangan pegiat antikorupsi. Direktur Eksekutif Suara Informasi Rakyat Sriwijaya [SIRA], Rahmat Sandi, menilai sejumlah rencana pengadaan tersebut tidak proporsional dan cenderung mengutamakan kepentingan pribadi.

Ia mencontohkan rencana pembangunan aula yang dianggarkan mencapai Rp1,8 miliar oleh Wakil Ketua DPRD Nopianto. Menurutnya, penggunaan aula tersebut tidak akan terjadi setiap hari sehingga anggaran sebesar itu sulit dibenarkan.

“Kalau hanya untuk kegiatan seremonial atau rapat tertentu, lebih baik sewa tenda. Itu jauh lebih efisien dan tidak membebani anggaran daerah,” katanya.

Sandi juga menilai pengadaan perangkat audio dengan nilai besar tidak memiliki urgensi tinggi. “Ini bukan konser. Yang penting suara rapat bisa didengar jelas. Tidak perlu berlebihan,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa kondisi fiskal daerah saat ini menuntut kehati-hatian dalam menggunakan anggaran publik. Prioritas seharusnya diberikan pada program yang langsung menyentuh masyarakat.

Baca Juga:  Gubernur Herman Deru Wajibkan Pemberi Kerja di Sumsel Lapor Loker Melalui SIAPkerja

“Kalau kondisi keuangan negara sedang bagus mungkin tidak masalah. Tapi sekarang seharusnya anggaran diarahkan untuk pembangunan dan bantuan masyarakat yang belum tersentuh program pemerintah,” katanya.

Sandi juga menyoroti peran Badan Anggaran [Banggar] DPRD dalam proses pembahasan anggaran. Menurutnya, pengajuan anggaran seperti ini seharusnya dapat dikritisi sejak tahap pembahasan internal.

Namun ia menduga dinamika politik di dalam lembaga legislatif sering kali membuat fungsi pengawasan internal tidak berjalan optimal. “Seharusnya Ketua Banggar berani mempertanyakan urgensi anggaran seperti ini. Tapi kenyataannya sering kali terbelenggu kekuatan politik,” ujarnya.

Ia menilai ada kemungkinan kekuatan politik tertentu mendorong pengesahan anggaran yang tidak sepenuhnya berpihak kepada kepentingan publik.

Baca Juga:  Kejati Sumsel Gebrak Dua Perkara: OOJ hingga Korupsi KUR

Kontroversi ini menjadi ujian bagi sensitivitas wakil rakyat terhadap aspirasi publik. Dengan masa jabatan yang masih panjang hingga Pemilu 2029, sikap para pimpinan DPRD dalam merespons kritik dinilai akan mempengaruhi kepercayaan masyarakat.

Pengamat menilai bahwa dalam sistem demokrasi, publik memiliki memori politik yang panjang. Kebijakan yang dianggap tidak berpihak pada rakyat berpotensi mempengaruhi pilihan politik di masa depan.

Karena itu, sejumlah pihak berharap polemik ini menjadi momentum introspeksi bagi elit politik daerah agar lebih berhati-hati dalam menggunakan anggaran publik.

Di tengah tuntutan efisiensi dan kebutuhan masyarakat yang masih besar, publik kini menunggu langkah konkret dari para wakil pimpinan DPRD Sumsel: membatalkan rencana pengadaan tersebut atau tetap mempertahankannya dengan segala konsekuensi politik yang mungkin menyusul.

Laporan L/Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Pelarian Terpidana Kekerasan Seksual di Sekayu Kandas!
Komisi II DPR RI dan Pansus DPRD Sumsel Sepakat Cabut HGU PT Melania
SMSI Sumsel Tancap Gas Persiapkan Muswil 2026
Polairud Polda Sumsel Evakuasi Mayat Tanpa Identitas di Dermaga PLTU Borang
Pelantikan PaSKI Sumsel: Gubernur Herman Deru Sampaikan Empat Pesan Penting
Khotmul Quran Ummi, Herman Deru Ajak Orang Tua Bangga Lahirkan Hafiz Quran
Dukungan Investasi Soal Integrasi Tol Menuju Pelabuhan Tanjung Carat Rp26 Triliun
Gubernur Herman Deru Wajibkan Pemberi Kerja di Sumsel Lapor Loker Melalui SIAPkerja

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:56 WIB

Pelarian Terpidana Kekerasan Seksual di Sekayu Kandas!

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:52 WIB

Komisi II DPR RI dan Pansus DPRD Sumsel Sepakat Cabut HGU PT Melania

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:02 WIB

SMSI Sumsel Tancap Gas Persiapkan Muswil 2026

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:18 WIB

Polairud Polda Sumsel Evakuasi Mayat Tanpa Identitas di Dermaga PLTU Borang

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:28 WIB

Pelantikan PaSKI Sumsel: Gubernur Herman Deru Sampaikan Empat Pesan Penting

Berita Terbaru

Terpidana kasus kekerasan seksual, Fahrul Rozi alias Balung bin Azim [Alm] berhasil diringkus Tim Tangkap Buron [Tabur] Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Jumat 22 Mei 2026, sekitar pukul 18.15 WIB.

Headlines

Pelarian Terpidana Kekerasan Seksual di Sekayu Kandas!

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:56 WIB

Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Selatan [SMSI Sumsel] tancap gas persiapan perhelatan Musyawarah Wilayah [Muswil] SMSI Sumsel 2026 dengan resmi membentuk panitia penyelenggara.

Headlines

SMSI Sumsel Tancap Gas Persiapkan Muswil 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:02 WIB