banner 120x600
banner 120x600
banner 2560x598

banner 2560x598

Gas Melon di Muaraenim Langka, Kalaupun Ada Harganya Tinggi

  • Bagikan
Masyarakat yang ingin membeli gas melon elpiji harus mengantri dan membawa kartu keluarga beserta KTP
Masyarakat yang ingin membeli gas melon elpiji harus mengantri dan membawa kartu keluarga beserta KTP
banner 468x60

WIDEAZONE.com, MUARAENIM | Kelangkaan gas melon elpiji ukuran tiga kilogram di bumi Serasan Sekundang berdampak pada masyarakat, terutama untuk kebutuhan rumah tangga, usaha kuliner dan pengusaha UMKM.

Kelangkaan gas tersebut telah berlangsung selama tiga hari, sehingga para ibu ibu rumah tangga mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sebagai bahan utama untuk memasak.

Hal itu dibenarkan Sahrul (45), salah satu pemilik pangkalan gas elpiji di Kabupaten Muara Enim. “Sudah tiga hari ini elpiji ini langka dan kita pun bingung bagaimana harus memenuhi permintaan dari pelanggan yang ketergantungan akan gas untuk memasak,” ungkapnya dengan keluhan.

Pantauan di lapangan, beberapa pangkalan masih terdapat gas elpiji yang dijual namun harganya pun terlampau tinggi. Salah satu SPBU di Talang Jawo, Kabupaten Muara Enim yang masih menyediakan Gas Elpiji kemudian untuk membeli gas tersebut masyarakat harus antre terlebih dahulu dan harus membawa KTP, KK untuk Bisa membeli gas tersebut.

Dijelaskan masyarakat setempat, ‘MN’ yang sedang mengantri, saya berkeliling mencari gas melon tiga kilogram namun semuanya habis. “Saya pun mencari informasi dimana ada yang jual gas, setelah lama mencari akhirnya mendapatkan di Talang Jawo yang masih menyediakan gas tersebut. Mau gimana lagi gas adalah kebutuhan bahan pokok untuk memasak kebutuhan rumah, walaupun harus antre untuk mendapatkannya,” jelasnya.

Sementara, Manager SPBU Talang Jawo, Eko Jati Puryono menyampaikan untuk pembelian gas harus menggunakan kartu keluarga dan KTP. “Hal ini dilakukan sesuai dengan arahan pertamina dan pemerintah daerah untuk verifikasi pembeli. Arahannya seperti itu, untuk pembelian satu KTP hanya dapat membeli dua gas ukuran tiga kilogram,” terangnya.

Laporan Arif Rahman Hakim

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *