Selaku Ketua FOZ Sumsel periode 2016 – 2019 Kusworo Nursidik mengatakan, musyawarah kali kedua sejak berdiri 2016 lalu, memiliki beberapa agenda antara lain pemilihan Ketua FOZ Wilayah Sumsel.
“Arah dan program kerja FOZ Sumsel, serta rekomendasi internal dan eksternal,” kata Nursidik.
Ini agenda rutin yang merupakan amanah AD-ART FOZ, lanjut Nursidik, dimana setiap tiga tahun ada pergantian pengurus. “Hari ini semua Organisasi Pengelola Zakat (OPZ), anggota FOZ yang ada di Sumsel berkumpul untuk mengadakan musyawarah memilih pengurus yang baru dan agenda lainnya,” ungkapnya.
Sementara, Ketua Umum Forum Zakat Nasional Bambang Suherman menyebutkan, beberapa kriteria yang menjadi pertimbangan untuk memilih pengurus baru. “Seperti memiliki jaringan komunikasi yang cukup bagus dengan semua stakeholder terutama pihak pemerintah dan swasta di tengah pandemi yang memiliki tekanan yang cukup kuat,” ujarnya.
“Sebagian besar teman-teman lembaga memiliki tekanan dalam mengelola lembaganya sebab situasi eksternal berubah, menurut saya perlu ada ruang kolaborasi yang lebih besar daripada biasanya terutama dengan pemerintah, dimana kolaborasi ini kita harapkan mampu membuka ruang-ruang peluang terkuat lembaga-lembaga pengelola zakat baik dari basis pemerintah dengan Badan Amil Zakat Nasional maupun dari basis masyarakat dengan lembaga zakatnya,” terangnya.
Hal lain yang menjadi pertimbangan, Bambang menambahkan, memiliki kemampuan analisa yang cukup bagus terhadap perubahan situasi saat ini dan mampu membuat proyeksi dinamika selama proses ini berjalan ke depan.
“Teman-teman di lembaga zakat cenderung berharap bahwa FOZ mampu memberikan supply gagasan termasuk desain agar mereka mampu melewati masa pandemi ini dengan nyaman, nah ini menjadi tanggung jawab FOZ ke depan,” urainya.
Dalam pemilihan ini, Ia juga berharap pengurus baru yang terpilih mampu memberikan semacam pendampingan bagi lembaga-lembaga anggota untuk menjalani situasi berat saat ini.
Ketua FOZ Sumsel terpilih periode 2020 – 2023 Adin Sampurna dalam sambutannya mengatakan akan menguatkan kembali FOZ Sumsel baik dari segi koordinasi maupun komunikasi sehingga ke depan bisa menghasilkan kolaborasi kolaborasi yang lebih optimal.
Selain itu, Ia pun merencanakan bagaimana mendorong semua stakeholder yang ada di Sumsel untuk bisa memberikan edukasi kepada masyarakat agar sadar akan pentingnya zakat.
“FOZ Sumsel dapat membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan,” tegasnya seraya mengakhiri perbincangan.
Dalam Kegiatan Musyawarah Wilayah II ini juga digelar diskusi Zakat Talk dengan mengusung tema “Tantangan Pengelola Zakat di Masa Pandemi”.
Laporan Akip – Editor Abror Vandozer






![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-225x129.jpg)

![Medco E&P Grissik Ltd [Medco E&P] terus mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasi melalui pengembangan budidaya ikan lele di Desa Suka Maju, Kabupaten Musi Banyuasin, sebagai bagian dari Program Local Business Development [LBD] dalam Program Pengembangan Masyarakat [PPM] Pilar Ekonomi.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260715-WA0020-225x129.jpg)



![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-129x85.jpg)




![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

