FOZ Sumsel Siap Bersinergi Turunkan Kemiskinan

- Jurnalis

Sabtu, 12 September 2020 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forum Zakat Sumatera Selatan (FOZ Sumsel) siap bersinergi menurunkan kemiskinan di Sumsel, bertempat di Hotel Santika Jalan Radial, Sabtu (12/9/20).

Forum Zakat Sumatera Selatan (FOZ Sumsel) siap bersinergi menurunkan kemiskinan di Sumsel, bertempat di Hotel Santika Jalan Radial, Sabtu (12/9/20).

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Dalam giat acara Musyawarah pemilihan ketua pengurus yang baru, Forum Zakat Sumatera Selatan (FOZ Sumsel) siap bersinergi menurunkan kemiskinan di Sumsel, bertempat di Hotel Santika Jalan Radial, Sabtu (12/9/20).

Selaku Ketua FOZ Sumsel periode 2016 – 2019 Kusworo Nursidik mengatakan, musyawarah kali kedua sejak berdiri 2016 lalu, memiliki beberapa agenda antara lain pemilihan Ketua FOZ Wilayah Sumsel.

“Arah dan program kerja FOZ Sumsel, serta rekomendasi internal dan eksternal,” kata Nursidik.

Ini agenda rutin yang merupakan amanah AD-ART FOZ, lanjut Nursidik, dimana setiap tiga tahun ada pergantian pengurus. “Hari ini semua Organisasi Pengelola Zakat (OPZ), anggota FOZ yang ada di Sumsel berkumpul untuk mengadakan musyawarah  memilih pengurus yang baru dan agenda lainnya,” ungkapnya.

Kusworo menjelaskan, saat ini ada sekitar  21 pengelola zakat yang membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan di Sumsel.

Sementara, Ketua Umum Forum Zakat Nasional Bambang Suherman menyebutkan, beberapa kriteria yang menjadi pertimbangan untuk memilih pengurus baru. “Seperti memiliki jaringan komunikasi yang cukup bagus dengan semua stakeholder terutama pihak pemerintah dan swasta di tengah pandemi yang memiliki tekanan yang cukup kuat,” ujarnya.

Baca Juga:  Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

“Sebagian besar teman-teman lembaga memiliki tekanan dalam mengelola lembaganya sebab situasi eksternal berubah, menurut saya perlu ada ruang kolaborasi yang lebih besar daripada biasanya terutama dengan pemerintah, dimana kolaborasi ini kita harapkan mampu membuka ruang-ruang peluang terkuat lembaga-lembaga pengelola zakat baik dari basis pemerintah dengan Badan Amil Zakat Nasional maupun dari basis masyarakat dengan lembaga zakatnya,” terangnya.

Hal lain yang menjadi pertimbangan, Bambang menambahkan, memiliki kemampuan analisa yang cukup bagus terhadap perubahan situasi saat ini dan mampu membuat proyeksi dinamika selama proses ini berjalan ke depan.

“Teman-teman di lembaga zakat cenderung berharap bahwa FOZ mampu memberikan supply gagasan termasuk desain agar mereka mampu melewati masa pandemi ini dengan nyaman, nah ini menjadi tanggung jawab FOZ ke depan,” urainya.

Baca Juga:  BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan--Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Dalam pemilihan ini, Ia juga berharap pengurus baru yang terpilih  mampu memberikan semacam  pendampingan bagi lembaga-lembaga anggota untuk menjalani situasi berat saat ini.

Ketua FOZ Sumsel terpilih periode 2020 – 2023 Adin Sampurna dalam sambutannya mengatakan akan menguatkan kembali FOZ Sumsel baik dari segi koordinasi maupun komunikasi sehingga ke depan bisa menghasilkan kolaborasi kolaborasi yang lebih optimal.

Selain itu, Ia pun merencanakan bagaimana mendorong semua stakeholder yang ada di Sumsel untuk bisa memberikan edukasi kepada masyarakat agar sadar akan pentingnya zakat.

“FOZ Sumsel dapat membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan,” tegasnya seraya mengakhiri perbincangan.

Dalam Kegiatan Musyawarah Wilayah II ini juga digelar diskusi Zakat Talk dengan mengusung tema “Tantangan Pengelola Zakat di Masa Pandemi”.

Laporan Akip – Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

7 Penjaga Terakhir Warisan Palembang Dilantik, Ratu Dewa: Jangan Sampai Sejarah Tergusur Pembangunan
“Enjoy” Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎
Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel
PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif
Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?
Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:24 WIB

7 Penjaga Terakhir Warisan Palembang Dilantik, Ratu Dewa: Jangan Sampai Sejarah Tergusur Pembangunan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:53 WIB

“Enjoy” Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WIB

PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

Berita Terbaru