Fakta Pujian MBG Banyuasin: Klaim Berbanding Terbalik

- Jurnalis

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sajian menu MBG dari Dapur SPPG Kedondong Raye 1, Banyuasin

Sajian menu MBG dari Dapur SPPG Kedondong Raye 1, Banyuasin

WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Pujian Kepala Pemenuhan Gizi [KPPG] Palembang terhadap program Makan Bergizi Gratis [MBG] pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi [SPPG] Kedondong Raye 1, Banyuasin, ternyata berbanding terbalik dengan kondisi di lapangan.

Tak ayalnya, sejumlah warga dan penerima manfaat justru mengungkap sajian menu masih jauh dari layak, bahkan kebersihan dapur [SPPG] masih terdapat lalat di area makanan.

Kendati demikian, hasil penelusuran di lokasi saat tinjauan Dinas Kesehatan [Dinkes] Banyuasin memperlihatkan situasi yang berbeda dari klaim tersebut.

Kondisi dapur SPPG Kedondong Raye 1, Banyuasin.
Kondisi dapur SPPG Kedondong Raye 1, Banyuasin.

“Kadang lauk tak ada rasa, nasi pun keras, mungkin penyajian lama, sebab dapat kabar bila MBG diantar pukul 7 pagi,” ketus wali murid SD 6 Banyuasin III, Jumat 17 Oktober 2025.

Baca Juga:  Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Hal ini, kata dia, tidak sesuai, misal sayur kacang seperti direbus saja, bagaimana anak-anak mengonsumsinya?

Pernyataan serupa dilontarkan salah satu orangtua siswa SD 40 percontohan Banyuasin III, Ia mengeluhkan makan gizi tidak layak, dan monoton.

“Lauknya seperti itu saja, tidak ada bagusnya, anak saya pun enggan untuk memakannya. Tolong dibantu ditindaklanjuti agar pemerintah mendengar keluhan kami sebagai orangtua murid,” ujarnya.

Baca Juga:  Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

“Kita bukan tidak bersyukur tapi kalau lauknya seperti itu orang tua mana yang tidak khawatir,” sebut dia.

Kondisi dapur SPPG Kedondong Raye 1, Banyuasin.
Kondisi dapur SPPG Kedondong Raye 1, Banyuasin.

Di sisi lain, Dodi warga Pangkalan Balai menyebut persoalan kebersihan dapur menjadi perhatian utama, apalagi munculnya video memperlihatkan banyaknya lalat di area pengolahan makanan.

“Memang terlihat banyak lalat di meja, bila kondisi itu dibiarkan, jelas tidak bersih, anak-anak yang menyantapnya kena imbasnya,” ujarnya.

Laporan Desi OY | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas
Hanura Pasang Strategi Baru: Survei Dapil Jadi Senjata Rebut Kursi DPR 2029
Wadan Satgas Cek Langsung Gladi Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0418 Palembang
Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara
Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎
BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata
Ponpes Modern Al-Fahd Sesalkan Peristiwa Kekerasan
Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:22 WIB

Hanura Pasang Strategi Baru: Survei Dapil Jadi Senjata Rebut Kursi DPR 2029

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Wadan Satgas Cek Langsung Gladi Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0418 Palembang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Tunjangan Pegawai Tirta Musi “Tersandera” Ratu Dewa Buka Suara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Tunjangan Pendidikan Tersandera 3 Bulan, Pegawai Sepakat Demo, Manajemen Berdalih Penyesuaian Permendagri ‎

Berita Terbaru