WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Tak butuh waktu lama, empat dari lima pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap pasangan suami istri [Pasutri] Sunardi [55] dan Srinarti [50] ditangkap Kepolisian Resort [Polres] Banyuasin.
Pasutri yang ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan dengan posisi tangan dan kaki terikat serta berlumuran darah di dalam rumahnya Dusun III Jalur Primer I Desa Nunggal Sari Kecamatan Pulau Rimau Kabupaten Banyuasin Rabu [12/10] sekitar pukul 19.30 WIB.
Pelaku di antaranya Yuda [23] warga Selat Penuguan, Kailani [49] Desa Meranti, Risky [16] Jalur 17 Desa Sumber dan Renaldi [39] warga Selat Penuguan Sumber.
“Tim gabungan Sat Reskrim Polres Banyuasin dan Sat Polair Polres Banyuasin mendapatkan informasi adanya pelaku pencurian dengan pemberatan yang mengakibatkan meninggal dunia akan melintasi perairan Banyuasin Sungai Kelapa Desa Kuala Puntian Kecamatan Tanjung Lago,” jelas Kapolres Banyuasin AKBP Imam Safi’i melalui Kasatreskrim AKP Harry Dinar, ke pada Wideazone.com, Kamis [13/10/2022].
Dikatakan AKP Harry Dinar, setelah mendapat informasi, Tim gabungan langsung melakukan penyisiran. Pada saat di sungai kelapa berpapasan dengan speedboat yang ditumpangi oleh dua orang pelaku Yuda dan Kailani lalu dilakukan penghentian terhadap Speedboat tersebut dengan cara menyuruh untuk menepi ke daratan.
“Pada saat mereka menepi pelaku mencoba untuk melarikan diri dan anggota melakukan tembakan peringatan namun tidak diindahkan oleh pelaku sehingga diberikan tindakan tegas dan terukur” ungkapnya.
Dari hasil interogasi dua orang yang bernama Yuda dan Kailani mengakui telah bersama-sama melakukan pencurian dengan pemberatan dengan korban Sunardi dan istrinya Sri Sunarti yang mengakibatkan meninggal dunia, kemudian kedua orang tersangka diamankan di Makosat Polairud Polres Banyuasin selanjutnya dibawa ke Satreskrim Polres Banyuasin guna proses penyidikan lebih lanjut.
“Setelah itu, Tim melakukan pengembangan dan pengamanan terhadap Pelaku lain yaitu Risky ditangkap di Rumahnya di wilayah Jalur 17 sementara pelaku Kevin masih dalam pencarian orang,” ujarnya singkat.
Akibat dari peristiwa tersebut, korban menderita kerugian materi yakni Kalung emas 2 suku, cincin emas 3 buah masing-masing 1/2 suku, rokok seluruhnya Rp 25 juta, 3 unit HP Nokia 105, Vivo dan Realme, anting-anting korban sebelah 1/4 gram dan uang tunai Rp 232.930.000 jadi kerugian seluruhnya diderita oleh korban senilai Rp 383.930.000. [Desi]





![Komandan Satgas [Dansatgas] TMMD ke-129 Kodim 0418 Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto SSos](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0025-225x129.jpg)

![Program TNI Manunggal Membangun Desa [TMMD] ke-129 Kodim 048/18 Palembang resmi ditutup melalui upacara penutupan yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Kamis 13 Agustus 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0019-225x129.jpg)



![Komandan Satgas [Dansatgas] TMMD ke-129 Kodim 0418 Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto SSos](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0025-129x85.jpg)

![Program TNI Manunggal Membangun Desa [TMMD] ke-129 Kodim 048/18 Palembang resmi ditutup melalui upacara penutupan yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Kamis 13 Agustus 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0019-129x85.jpg)




![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)
