Dinsos Palembang Mendata 49.699 KK Belum Menerima Bantuan dan 32.967 Omisba

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2020 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin (Kabid PFK), Aprilita Sari SSos MSi

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin (Kabid PFK), Aprilita Sari SSos MSi

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Upaya pemerintah untuk menanggulangi dan mengatasi dampak global pandemi wabah corona dengan pemberian bantuan sosial (Bansos) dalam pelbagai bentuk secara langsung kepada penerima baik individu maupun keluarga.

Menyikapi kondisi saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Sosial (Dinsos) Palembang melakukan pendataan bagi warga yang akan menerima bantuan.

Kepala Dinsos Palembang, Heri Aprian melalui Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin (Kabid PFK), Aprilita Sari SSos MSi mengatakan, sumber data yang dipakai sesuai dengan arahan dan surat edaran KPK nomor 11 tahun 2020.

“Ada dua data yang digunakan untuk pandemi, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Non DTKS. DTKS menggunakan aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKSNG) data terkoneksi ke Kementerian Sosial (Kemensos),” kata Aprilta.

Baca Juga:  Lampu Jalan Palembang Jadi Sorotan, Sekda Palembang Gelar Rapat Khusus

“Terdapat 115.373 rumah tangga miskin atau kepala keluarga (KK) di wilayah Palembang. Nah ini terbagi beberapa kategori (desil). Dari data DTKS yang sudah menerima bantuan sebanyak 65.704 berdasarkan finalisasi pengesahan data kami dari Kemensos di bulan Januari 2020 dan 49.669 belum menerima bantuan,” terang Kabid PFK.

Aprilita melanjutkan, penyaluran bantuan bagi rumah tangga miskin, itu sudah lama dilakukan, setiap bulan dan ada yang per 3 bulan yang diberikan Kemensos.

Baca Juga:  Musrenbang RKPD 2027 Banyuasin: Ujian Inovasi di Tengah Efisiensi Anggaran

“Sebelum pandemi pun mereka telah menerima bantuan. Untuk penyaluran bantuan itu bukan kewenangan saya, sebab bidang kami hanya menyajikan data,” ujarnya.

Terkait data orang miskin baru (Omisba), Aprilita menambahkan, masyarakat yang terdampak ekonomi di tengah corona dengan kriteria penduduk dengan identitas warga Palembang dan juga warga dari luar daerah.

“Kita akan menyelesaikan terlebih dahulu warga yang belum menerima bantuan, untuk data Omisba telah kita selesaikan pendataannya hari ini berjumlah 32.967,” tutup Kabid Aprilita.

Laporan Abror Vandozer

Berita Terkait

SMP Negeri 41 Palembang Terapkan ‘Double Shift’ Ruang Kelas Terbatas
Kejati Sumsel Sita 14 Aset PT KMM Pusaran Korupsi Distribusi Semen
Bank Sumsel Babel Gelar Lelang Asset di Tiga Wilayah
Empat Penguji UKK Akan Uji 97 Calon Ketua DPC PKB se-Sumsel
Kejati Sumsel Gebrak Dua Perkara: OOJ hingga Korupsi KUR
PLN Gercep Perkuat Tegangan Listrik bagi Warga Kenten Laut
Sidang Lapangan PTUN Palembang Bongkar Sengketa Lahan di Simpang Rajawali
Ancaman El Nino 2026, Ribuan Titik Api Sudah Terdeteksi di Sumatera

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 06:50 WIB

SMP Negeri 41 Palembang Terapkan ‘Double Shift’ Ruang Kelas Terbatas

Rabu, 29 April 2026 - 19:14 WIB

Kejati Sumsel Sita 14 Aset PT KMM Pusaran Korupsi Distribusi Semen

Rabu, 29 April 2026 - 13:10 WIB

Bank Sumsel Babel Gelar Lelang Asset di Tiga Wilayah

Rabu, 29 April 2026 - 11:11 WIB

Empat Penguji UKK Akan Uji 97 Calon Ketua DPC PKB se-Sumsel

Selasa, 28 April 2026 - 18:44 WIB

PLN Gercep Perkuat Tegangan Listrik bagi Warga Kenten Laut

Berita Terbaru

Kantor Pusat Bank Sumsel Babel Jakabaring Palembang.

Ekobis

Bank Sumsel Babel Gelar Lelang Asset di Tiga Wilayah

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:10 WIB