Dengan Permenkum No.14/2019, Koperasi TKBM Miliki Kekuatan Hukum

- Jurnalis

Jumat, 6 September 2019 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua TKBM Boom Baru Palembang sambut kedatangan Bagian Hukum dari Kementerian Koperasi Republik Indonesia di Kantor TKBM Palembang, Jum'at (06/09/2019)

Ketua TKBM Boom Baru Palembang sambut kedatangan Bagian Hukum dari Kementerian Koperasi Republik Indonesia di Kantor TKBM Palembang, Jum'at (06/09/2019)

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Koperasi harus memiliki kekuatan undang-undang dan hukum untuk memperkuat kinerjanya di masyarakat.

Dalam kunjungannya ke kantor Primer Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Boom Baru Palembang, bagian hukum Kementerian Koperasi dan UKM, Hendra Saragih, mengatakan bahwa dasar hukum bagi dunia koperasi adalah hal mutlak.

“Dengan kekuatan dasar hukum yang melandasi adminstrasi perkoperasian, akan mampu mengangkat nilai masyarakat,” kata Hendra dalam pertemuan dengan personal manajemen Primer Koperasi TKBM Boom Baru Palembang, Jumat (6/9/2019).

Dalam temu wicara dengan personal Primer Koperasi TKBM Biom Baru Palembang itu, Hendra menjelaskan tentang penerapan Peeraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkum HAM) Nomor 14 tahun 2019 tentang pengesahan koperasi.

Baca Juga:  PLN UID S2JB Sabet Platinum Nusantara CSR Awards 2026, Electrifying Agriculture Dongkrak Ekonomi Petani
Photo : Anto Narasoma
Photo : Anto Narasoma

Peraturan hukum dalam Permenkum HAM itu, katanya, tidak semata-mata membicarakan tentang koperasi, tapi juga kekuatan hukum dan keputusan tetap di departemen koperasi.

Sementara itu, menanggapi penerapan Permenkum HAM di kalangan dunia koperasi, Ketua Primer Koperasi TKBM Boom Baru Palembang, Muhammad Unif AS, mengatakan setuju dengan penerapan peraturan itu.

“Dengan adanya pasal-pasal yang tertera di Permenkum HAM Nomor 14 tahun 2019, berarti setiap kebijakan yang kita lakukan ada landasan hukumnya,” ujar Unif.

Baca Juga:  Kemenkeu Tetapkan Kurs Pajak Periode 18–31 Maret 2026

Paling tidak, katanya, landasan hukum itu dapat memberi peluang yang sangat baik untuk mengembangkan nilai-nilai perkoperasian di Primer Koperasi TKBM Boom Baru Palembang.

Unif bangga dengan kehadiran Hendra Saragih ke kantornya. Sebab selama lebih dari 30 tahun beroperasi, TKBM Boom Baru Palembang sudah mendapat penghormatan hukum dari Kemenkop dan UKM Republik Indonesia. (abror vandozer/anto narasoma)

Berita Terkait

PLN UP3 Palembang Uji Kualitas AVR di Pabrikan
Pertaminan EP Zona 4 Torehkan Prestasi Gemilang
PLN Perkuat K3 Demi Listrik Andal dan Aman bagi Masyarakat
Ratu Dewa bersama Herman Deru Launching CFN Atmo, Geliat Ekonomi Tumbuh
Transaksi CFN! Gunakan QRIS Bank Sumsel Babel Langsung Discount
Kantor Perwakilan Ekonomi Taipei di Indonesia Pastikan Tak Punya Akun TikTok
Dokter Puskesmas Rasuan Menang Grand Prize, Undian Pesirah BSB Dorong Ekonomi Lokal OKU Timur
Uji Coba CFD-CFN Palembang Sukses, Warga Antusias Dorong Geliat UMKM

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 10:58 WIB

PLN UP3 Palembang Uji Kualitas AVR di Pabrikan

Senin, 20 April 2026 - 16:22 WIB

Pertaminan EP Zona 4 Torehkan Prestasi Gemilang

Senin, 20 April 2026 - 06:58 WIB

PLN Perkuat K3 Demi Listrik Andal dan Aman bagi Masyarakat

Minggu, 19 April 2026 - 04:06 WIB

Ratu Dewa bersama Herman Deru Launching CFN Atmo, Geliat Ekonomi Tumbuh

Minggu, 19 April 2026 - 03:47 WIB

Transaksi CFN! Gunakan QRIS Bank Sumsel Babel Langsung Discount

Berita Terbaru

Bupati Enos Lepas 437 JCH OKU Timur dalam Haru

Advertorial

Bupati Enos Lepas 437 JCH OKU Timur dalam Haru

Selasa, 21 Apr 2026 - 11:58 WIB

PT PLN [Persero] Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan [UP3] Palembang melaksanakan Factory Acceptance Test [FAT] Automatic Voltage Regulator [AVR] di pabrikan trafo PT Symphos Electric sebagai langkah strategis menjaga kestabilan tegangan listrik, khususnya di wilayah Kabupaten Banyuasin yang memiliki tantangan tegangan rendah.

Ekobis

PLN UP3 Palembang Uji Kualitas AVR di Pabrikan

Selasa, 21 Apr 2026 - 10:58 WIB