USTAD Das’ad Latif menegaskan dosa bagi para Pemudik yang melanggar Protokol Kesehatan (Prokes), sebaliknya pahala bagi siapa pun yang bisa menahan diri tidak mudik karena mencegah wabah.
Hal itu disampaikannya dalam wawancaranya di stasiun TV One.
Mubalig bernama lengkap Dr H Das’ad Latief SSos SAg MSi PhD ini menyentuh kesadaran kita semua, utamanya umat muslim, bahwa ‘Jangankan tradisi, yang wajib saja bisa menjadi sunah, jika berpotensi menyebabkan musibah’.
Tradisi mudik dilarang, harus dipahami, karena berdasarkan data dan fakta, kerumuman berpotensi menularkan virus (Corona). “Kita tidak ingin Indonesia seperti India,” ujar Das’ad Latif.
Kepala BNPB yang juga selalu Satgas COVID-19, Letjen TNI Doni Monardo yang menyaksikan tayangan tersebut, spontan menyampaikan apresiasi dan penghargaan serta rasa terima kasih kepada Ustadz Das’ad Latif.
Menurut Doni, penjelasan ustadz Das’ad sangat inspiratif, singkat, pendek, jelas. Semoga bisa membantu mengurungkan niat hati bagi siapa pun yang berkehendak mudik.
Terpisah, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM mengajak warga Sumsel umtuk senantiasa menerapkan prokes dalam kegiatan kita sehari hari. ” Dengan dengan mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, memakai masker, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas dan jangan mudik atau pulang Kampung,” tukas Kombes Supriadi singkat. (Abror Vandozer/rel)








![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-225x129.jpg)








![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

