Menurut Ketua Primer Koperasi TKBM Pelabuhan Palembang, Muhammad Unif AS, mengatakan pekerjanya tetap melaksanakan aktivitasnya di lapangan (pelabuhan).
Sebelum virus covid 19 merebak ke seantero jagat, para pekerja TKBM Palembang telah dilengkapi alat kerja yang memungkinkan. Seperti helm, sarung tangan, sepatu boat panjang, rompi kerja serta masker tebal.
Apalagi arena kerja para pekerjanya tidak riuhi masyarakat luas. “Kita bekerja sudah terkoordinasi. Artinya, hanya petugas derek, alat berat di kapal, pekerja kami serta barang-barang bongkaran dari kapal,” ujar Unif.
Karena itu bukan mengabaikan anjuran pemerintah terkait virus corona, tapi pekerja TKBM sudah diberi arahan mengenai bahaya virus covid 19.
Dalam kaitan virus itu, kata Unif, ia telah memberikan arahan ke pada para pekerjanya untuk melakukan hidup sehat. Misalnya, setelah bekerja mereka dianjurkan untuk selalu mencuci tangan serta menghindari kerumunan orang yang tidak berkepentingan dengan tugas bongkar-muat.
Menurut Unif, tugas bongkar muat itu sudah terkoordinir secara manajerial antara TKBM dan perusahaan kapal. Karena itu setiap hari pekerjanya sudah siap untul melaksanakan tugas sehari-harinya.
Laporan Abror Vandozer
Editor Anto Narasoma






![Ketua Asosiasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Sumatera Selatan [AP3K Sumsel], Riduan SPd Gr](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260609-WA0026-225x129.jpg)

![Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam tengah menjalani perawatan dan pemulihan di RSPAD Gatot Subroto. [Foto: WiDEAZONE.com]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260609-WA0038-225x129.jpg)



![Ketua Asosiasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Sumatera Selatan [AP3K Sumsel], Riduan SPd Gr](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260609-WA0026-129x85.jpg)






