Bupati Banyuasin Sambut Hangat Kunjungan BPK

- Jurnalis

Selasa, 8 Maret 2022 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuasin H Askolani menyambut hangat kedatangan Badan Pemeriksa Keuangan [BPK].

Bupati Banyuasin H Askolani menyambut hangat kedatangan Badan Pemeriksa Keuangan [BPK].

WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Bupati Banyuasin H Askolani menyambut hangat kedatangan Badan Pemeriksa Keuangan [BPK].

Kedatangan BPK sambut Bupati di Ruang Rapat Guest House Rumah Dinas Bupati Banyuasin dalam mengikuti Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah [LKPD] Tahun Anggaran 2021 dan instansi terkait di Pangkalan Balai oleh BPK Perwakilan Sumatera Selatan bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, HM Senen Har serta sejumlah kepala OPD terkait di Guest House Rumah Dinas Bupati Banyuasin, Selasa [08/03].

Dijelaskan penanggung jawab kegiatan perwakilan BPK Sumsel Rusdiyanto, entry meeting merupakan tahapan penting dalam proses suksesi dan kelancaran pelaksanaan pemeriksaan keuangan. Entry meeting sebagai bentuk jalinan komunikasi antara tim pemeriksa dan entitas yang diperiksa [Pemerintah Kabupaten Banyuasin] untuk menyamakan persepsi terhadap pelaksanaan pemeriksaan.

Baca Juga:  Viral! Merokok Kala RDP, Anggota DPRD Banyuasin Disorot: Etika Dipertanyakan ‎

“Sesuai peraturan yang berlaku bahwa pemeriksaan dilakukan BPK terdiri dari pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu, kami akan melakukan pemeriksaan selama 35 hari ke depan,” jelasnya.

Sementara itu Bupati Banyuasin H. Askolani menyambut baik kedatangan BPK di Kabupaten Banyuasin. Menurutnya adanya entry meeting menjadi sebuah kewajiban dalam upaya proses menciptakan suatu pemerintahan daerah yang bersih dari temuan atau pelanggaran baik itu keuangan maupun administrasi.

Baca Juga:  MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong

“Kita ingin Banyuasin setelah Entry Meeting ini bisa memperoleh Wajar Tanpa Pengecualian [WTP], kami harap bisa meraih kembali WTP ke-11 berturut-turut,” ungkapnya.

Sementara itu, usai pertemuan H.Askolani menjelaskan bahwa pada tahun anggaran 2021 tersebut Pemkab Banyuasin mengalami refocusing anggaran. Ada banyak kegiatan yang didasarkan atas refocusing akibat dari pandemi COVID-19. Ia berharap, dengan nuansa saat itu kita menghadapi kedaruratan agar dapat diterima.[Desi]

Berita Terkait

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong
Viral! Merokok Kala RDP, Anggota DPRD Banyuasin Disorot: Etika Dipertanyakan ‎
Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas
Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer
Partai Buruh EXCO Banyuasin Terima Kunjungan Kesbangpol, Bahas Peran Strategis Parpol
Warga Betung Heboh, Remaja Asal OKI Akhiri Hidup dengan Kabel Listrik

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 8 September 2026 - 10:09 WIB

MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Viral! Merokok Kala RDP, Anggota DPRD Banyuasin Disorot: Etika Dipertanyakan ‎

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Gerak Jalan di Jalur Truk, Keselamatan Anak Dipertaruhkan: Lomba Meriah, Orang Tua Cemas

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB