banner 2560x598

banner 2560x598

Bukit Seguntang Ulu Melayu Pertegas Identitas Melayu Sumsel

  • Bagikan
Bukit Seguntang Ulu Melayu Pertegas Identitas Melayu Sumsel
Bukit Seguntang Ulu Melayu Pertegas Identitas Melayu Sumsel
banner 468x60

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Gubernur Sumsel H Herman Deru terus memperkokoh identitas Sumsel sebagai ulu melayu.

Identitas tersebut merupakan titik awal Melayu bermula sebelum menyebar ke seluruh Sumatera, Kalimantan, hingga Semenanjung Malaka.

Salah satunya dengan mendukung peluncuran lagu dan klip berjudul Bukit Seguntang Ulu Melayu karya Fir Azwar, di halaman Taman Bukit Siguntang Palembang, Selasa [9/11] siang.

Di sela peluncuran, Presiden Dunia Melayu Dunia Islam [DMDI] Indonesia ini, mengungkapkan bahwa sejarah melayu yang bermula dari Palembang tepatnya di Bukit Seguntang mestinya menjadi kebanggaan masyarakat dan zuriat yang perlu terus dipertahankan.

“Makanya Saya apresiasi sekali pada semua pihak yang menggagas acara peluncuran lagu dan klip ini. Kita perlu ingatkan ke zuriat bahwa kitalah asal usul melayu sebelum Riau, Malaysia, Singapura dan lainnya,” jelas Herman Deru yang juga menjabat sebagai Ketua Dunia Melayu Dunia Islam [DMDI] Indonesia tersebut.

Herman Deru meyakini dengan memperkuat identitas melayu dalam kehidupan sehari-hari maka semakin membentengi generasi muda dari beberapa pengaruh negatif budaya asing yang masuk.

Menurut Herman Deru kelestarian adat istiadat dan budaya melayu ini adalah tanggungjawab semua pihak bukan hanya pejabat, pengusaha, atau penggiat seni.

Upaya untuk mempertahankan budaya melayu ini kata Herman Deru tidak dengan implementasi penggunaan pakaian adat namun juga perlu dukungan kebiijakan dari pemerintah. Untuk itu Ia berkomitmen mendorong kegiatan serupa di seluruh kab/kota se Sumsel.

“Salah satu contohnya di Pemprov sekarang sudah lahir Perda kearifan lokal. Perlahan kita kuatkan budaya melayu ini dari ornamen tanjak di kantor-kantor dengan nuansa songket. Supaya anak cucu paham bahwa Sumsel ini punya peradaban yang luar biasa,” papar Herman Deru.

Di tempat yang sama Ketua Panitia Acara Vebri Alintani mengatakan, moment ini sangat penting tak ubahnya menyambut kelahiran buah karya intelektual dari putra daerah yakni Fir Azwar.

Adapun peluncuram lagu dan klip ini sebagai upaya mengingatkan kembali kepada masyarakat luas bahwa Bukit Seguntang Palembang merupakan asal usul raja-raja melayu.

” Tidak banyak lagu berbasis sejarah di Palembang. Lagu Seguntang Ulu Melayu ini menjadi yang kedua setelah Gending Sriwijaya,” jelasnya.

Melalui lagu ini diharapkan keturunan melayu di semenanjung Malaysia juga Singapura tertarik ke Palembang untuk melihat asal usulnya.

“Dengan lagu ini kita ingin menegaskan bahwa Ulu Melayu ini memang di Palembang, Sumsel. Hal ini merujuk pada sejarah yang sudah membuktikan dan temua arca, stupa dan lainnya di lokasi Bukit Seguntang,” jelas Febri.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *