banner 2560x598

banner 2560x598

BPPSDM Kemenkes Respon Nakes Terima Dobel Insentif

  • Bagikan
Ilustrasi
Ilustrasi
banner 468x60

WIDEAZONE.com, JAKARTA | Tenaga Kesehatan [Nakes] harus mengembalikan pembayaran insentifnya, lantaran terjadi dobel pembayaran.

Pernyataan klarifikasi disampaikan Sekretaris Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kementerian Kesehatan [BPPSM Kemenkes] RI dr Trisa Wahyuni dalam keterangannya, Sabtu [23/10].

Pengembalian insentif tidak berlaku bagi semua Nakes, tapi khusus bagi mereka yang menerima dobel transfer dari Kemenkes.

Para Nakes, ungkap dr Trisa tidak perlu khawatir bahwa hak insentif tetap akan diproses dan dibayarkan sesuai dengan ketentuan yang ada, yakni dalam KMK nomor HK.01.07/MENKES/4239/2021 tentang Pemberian Insentif dan Santunan Kematian bagi Nakes yang menangani COVID-19.

”Kami tegaskan lagi bahwa ini ditujukan kepada Nakes yang menerima dobel transfer. Artinya mendapatkan dobel pembayaran dan di bulan yang sama,” kata dr Trisa dalam konferensi pers secara virtual, dikutip Wideazone.com dari laman Kemenkes, Senin [25/10].

Untuk kelebihan pembayaran dan jumlah Nakes yang mengalami hal tersebut masih dalam proses koordinasi.

Kementerian Kesehatan terus berupaya untuk mempermudah proses pembayaran insentif Nakes dengan melakukan perubahan dan percepatan pada sistem untuk pemberian insentif Nakes tahun 2020 dan 2021.

”Proses pembayaran insentif semakin berjalan lancar dibandingkan dengan proses sebelumnya sehingga para Nakes dapat menerima insentif secara lebih teratur,” tambah dr Trisa.

Upaya perbaikan dan percepatan dilakukan melalui sinergi antara Kementerian Kesehatan dengan Badan Pemeriksa Keuangan [BPK] dalam mengawal agar insentif Nakes berjalan dengan akuntabel dan transparan. [Abr]

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *