Bongkar Ladang Ganja di Jajaran Bukit Barisan

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2020 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM

PARA pelaku kejahatan di wilayah hukum Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) harus berpikir dua kali untuk melakukan kejahatannya.

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Angin dan udara seolah menjadi mata untuk mengetahui kejahatan para bromochorah di mana pun mereka beroperasi.

Terkait soal itu Direktorat Reserse Narkoba dan Satuan Narkoba Polres/Tabes di jajaran Polda Sumsel akan memburu dan menggagalkan upaya para pengedar dan pemakai narkoba.

Terkait masalah itu, Kepala Bidang Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM, mengatakan pihaknya akan terus memburu para pengedar dan pemakai narkoba.

Penangkapan dan pengungkapan kasus narkoba pada minggu ketiga Juli 2020 ini, dari 13-19 Juli cenderung menurun. “Pada minggu sebelumnya, jumlah ungkap sebanyak 43 laporan dengan 59 tersangka. Namun pada minggu kejtiga ini hanya 32 laporan dengan 53 tersangka,” ujar Supriadi.

Anev Ungkap Kasus 3C Jajaran Polda Sumsel
Anev Ungkap Kasus 3C Jajaran Polda Sumsel

Sedangkan barang bukti yang disita adalah jenis sabu, terjadi peningkatan dari 763 gram menjadi 1172 gram. Ekstasi dari 45 butir menjadi 179 butir.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Sedangkan penyitaan ganja, kata Supriadi, dari 1168 gram yang disita, untuk periode minggu ketiga ini nihil.

Dari rangking kuantitas kasus yang diungkap Ditresnarkoba Polda Sumsel, sebanyak lima laporan. Sedangkan Polrestabes Palembang 5, Polrs OKU Timur 3, dan polres lain tidak diungkap.

Minggu ada Polres Lahat, Pagar Alam, Polres Muara Enim, Polres Emoat Lawang dan Polres Muratara.

“Menurut bobot kasus, kualitas barang bukti yang dsita Ditresnarkoba Polda Sumsel, 1040 gram sabu dan Polres Muba sebanyak 9,68 gram sabu,” ungkapnya.

Menurut Kabid Humas Polda tersebut, kasus paling menonjol pada minggu ini, diungkapnya pengedar sabu dengan barang bukti sebanyak 1020 gram oleh Ditresnarkoba Sumsel.

Dari barang bukti sebanyak 1 Kg sabu jaringan Aceh oleh Ditresnarkoba Sumsel, kata Supriadi, membuktikan begitu kuatnya para pengedar untuk menyosialisasikan barang haram tersebut ke berbagai wilayah.

Baca Juga:  Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail

Karena itu Supriadi menegaskan agar polres-polres yang memiliki wilayah di jalur pelintasan Sumatera, baik lintas timur dan lintas tengah, dapat meningkatkan razia rutin pada jam-jam rawan. “Terutama pada kendaraan yang dicurigai dengan nomor plat luar daerah dan truk-truk logistik,” katanya.

Sedangkan bagi polres-polres yang memiliki wilayah pegunungan, misalnya di Bukit Barisan, sebaiknya melakukan penyelidikan secara optimal untuk mengungkap ladang ganja.

“Misalnya bekerja sama dengan stakeholders lain, seperti BNKK, Dinas Kehutanan BKSDA Taman Nasional Bukit Barisan,” pinta Supriadi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel juga mengungkap kasus kriminal, antara lain, kasus pencurian dan pemberatan (curat) sebanyak 14 kasus, pencurian dengan kekerasan (curas) 9 kasus, pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dua kasus dan kasus penganiayaan dan pemberatan satu kasus. (*)

Laporan Abror Vandozer
Editor Anto Narasoma

Berita Terkait

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik
ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Senin, 14 September 2026 - 18:04 WIB

ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut

Kamis, 10 September 2026 - 21:59 WIB

Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal

Rabu, 9 September 2026 - 15:01 WIB

Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Berita Terbaru

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB