Besok GMSB Gelar Aksi Tolak RUU HIP

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2020 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Drs H Umar Said selaku penangung jawab dan M Khalifah Alam SAg selaku Koordinator Aksi damai GMSB.

Drs H Umar Said selaku penangung jawab dan M Khalifah Alam SAg selaku Koordinator Aksi damai GMSB.

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Besok, Jumat 26 Juni 2020, Gerakan Masyarakat Sumsel Bersatu (GMSB) akan menggelar aksi damai.

Aksi GMSB digelar untuk mengawal fatwa MUI Menolak RUU HIP dan Melawan Kebangkitan Faham Komunisme.

Hal tersebut diungkapkan Drs H Umar Said selaku penangung jawab dan M Khalifah Alam SAg selaku koordinator aksi damai saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (25/6/2020).

Drs H Umar Said mengatakan, besok akan ada gelar aksi damai yang dihadiri kurang lebih 300-500 anggota.

“Dengan aksi damai ini kita sepakat bersama untuk aksi menolak RUU HIP dalam wadah “Gerakan Masyarakat Sumsel Bersatu” Mengawal Fatwa MUI Menolak RUU HIP dan Melawan Kebangkitan Faham Komunisme,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, Umar Said menuturkan, pihaknya mengajak umat Islam, Ormas-ormas Islam serta ormas, OKP nasionalis yang sama visi dan misi untuk bergerak bersama dalam aksi yang insya Allah akan dilaksanakan esok Jumat 26 Juni 2020, pukul 14.00 WIB di lapangan Kantor DPRD Provinsi Sumsel.

Baca Juga:  Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

“Dalam aksi ini kita akan orasi damai Serta pernyataan sikap bersama. Sudah sepakat untuk mengerahkan massa aksi disertai bendera (simbol) ormas-ormas masing-masing. Kita sepakat titik kumpul langsung di halaman gedung DPRD Provinsi Sumsel,” bebernya.

“Aksi besok adalah keinginan masyarakat, di daerah lain sudah ramai untuk melakukan gerakkan kontrol menuntut hak sebagai rakyat yang punya negara yang punya kedaulatan,” tambahnya.

Menurutnya, dengan munculnya rancangan UU HIP (Haluan Ideologi Pancasila) menimbulkan keresahan, sementara negara menginginkan rakyat tidak boleh resah. Malah faktanya para militisi membuat keresahan. Sedangkan mereka duduk diparlemen itu dipilih oleh rakyat.

” Besok itu intinya adalah menuntut agar supaya keinginan untuk membuat Undang Undang Haluan Ideologi Pancasila itu dihentikan. Bukan hanya direvisi, karena kita sudah ada Pancasila dan Uandang Undang Dasar 1945,” ungkap Umar Said.

Baca Juga:  Cipayung Plus Palembang Kecam Keras Dugaan Persekusi di Depan Polda Sumsel, Enam Mahasiswa Luka-Luka

“Justru kami menginginkan adanya dekrit kembali kepada kemurnian pancasila dan UUD 45, yang sudah diamandemen menjadi kacau balau, amandemen UUD 1945 itu menimbulkan kekecewaan. Ini malah Pancasila mau dikoyak koyak, apalagi dari lima sila menjadi trisila dan menjadi ekasila ini bahaya,” jelas Umar Said.

Umar Said menegaskan, aksi besok adalah menolak RUU HIP di Undangkan untuk tidak dilanjutkan lagi.

“Kepada masyarakat, diharapkan untuk mendoakan saja, jika ingin ikut turun karena ini aksi damai DPRD PROVINSI juga siap menerima kita besok, sebelum kita hadir kita juga sudah kontak dengan pihak DPRD PROVINSI, harapan kami supaya semua memberikan dukungan,” tutup Umar Said.

Laporan Akip

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA
Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan
CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar
Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi
EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:38 WIB

CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:47 WIB

RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi

Berita Terbaru