WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Bawaslu mendorong Polri melakukan kolaborasi dengan stakeholder terkait. Misalnya kerjasama di ruang digital dalam pengawasan cyber. Seperti dengan perusahaan teknologi seperti facebook, tiktok, twitter dan google.
“Kolaborasi dengan lembaga penyelenggara pemilu dan lembaga riset, lembaga pemerintah dan organisasi lain yang bergerak dalam isu yang sama,” kata Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda dalam diskusi yang digelar Korps Pembinaan Masyarakat Baharkam Polri di Jakarta, Selasa, (24/5/2023).
Herwyn menambahkan, porli perlu lebih masif melibatkan masyarakat dalam proses pengawasan pemilu dengan cara sosialisasi perihal bahayanya hoaks, ujaran kebencian dan berita bohong. Lalu memberikan sosialisasi tentang penyalahgunaan platform e-commerce yang memiliki fitur video didalamnya, yang dapat berpotensi disalahgunakan.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



![Sri Fitriyana, saat ini menjabat sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia [SMSI] OKU Selatan.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260504-WA0030_copy_627x619-225x129.jpg)





![Sri Fitriyana, saat ini menjabat sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia [SMSI] OKU Selatan.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260504-WA0030_copy_627x619-129x85.jpg)









