WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan [Musrenbangcam] Banyuasin III menetapkan 41 usulan skala prioritas dari total 173 usulan yang masuk dari 21 desa dan lima kelurahan. Usulan ini akan menjadi acuan pembangunan Kabupaten Banyuasin pada 2027.
Kegiatan yang berlangsung Rabu 11 Februari 2026 itu dihadiri tokoh masyarakat, anggota DPRD Banyuasin, unsur OPD, Danramil, serta kepala desa dan lurah di Kecamatan Banyuasin III.
Musrenbangcam kali ini mengangkat tema “Percepatan Transformasi Ekonomi Berbasis Inovasi dan Hilirisasi Industri Hijau”.
Camat Banyuasin III, Santo menjelaskan bahwa dari total 173 usulan, 103 direkomendasikan untuk diteruskan, sementara 41 ditetapkan sebagai prioritas.
“Program yang diajukan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, seluruh usulan prioritas telah diselaraskan dengan program pembangunan Kabupaten Banyuasin dan dimasukkan ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah [SIPD].
Kepala Bidang Litbang Bappeda Litbang Kabupaten Banyuasin, Muhammad Defri Adhi Sahputra menegaskan bahwa usulan prioritas akan menjadi bahan penyusunan RKPD 2027 sekaligus acuan pembahasan APBD tahun depan.
“Hasil kesepakatan Musrenbang ini akan menjadi bahan penyusunan dan penyempurnaan RKPD Banyuasin Tahun 2027 dan selanjutnya masuk dalam pembahasan APBD 2027. Tentunya tetap menyesuaikan target prioritas kabupaten dan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat,” beber dia.
Defri juga mengimbau agar seluruh program yang sejalan dengan visi misi Bupati Banyuasin dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan konsisten dari tahun ke tahun.
Laporan Desi OY


![Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan [Musrenbangcam] Banyuasin III menetapkan 41 usulan skala prioritas dari total 173 usulan yang masuk dari 21 desa dan lima kelurahan. Usulan ini akan menjadi acuan pembangunan Kabupaten Banyuasin pada 2027.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260211-WA0029_copy_1498x779-800x416.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-225x129.jpg)


![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-129x85.jpg)



![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
